Aprilia, Elga Sheila (2025) ANALISIS IMPLEMENTASI MANAJEMEN RISIKO PEMBIAYAAN DI BPRS AL-MADINAH TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (13kB)
2. PENGESAHAN.pdf
Download (103kB)
3. PERNYATAAN.pdf
Download (114kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (12kB)
5. PEDOMAN & KATA PENGANTAR.pdf
Download (124kB)
6. DAFTAR - DAFTAR.pdf
Download (21kB)
7. BAB I.pdf
Download (100kB)
8. BAB II.pdf
Download (305kB)
9. BAB III.pdf
Download (63kB)
10. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (363kB)
11. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8kB)
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (139kB)
13. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (689kB)
Abstract
BPRS Al-Madinah mengalami peningkatan yang signifikan pada rasio Non Performing Financing (NPF) sejak tahun 2022-2024, yang mengindikasikan adanya kelemahan dalam penerapan manajemen risiko pembiayaan. Hal ini mendorong perlunya evaluasi terhadap implementasi manajemen risiko guna meminimalisir risiko pembiayaan dan menjaga stabilitas bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen risiko pembiayaan di BPRS Al-Madinah Tasikmalaya berdasarkan empat pilar dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23/POJK.03/2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan sumber data primer melalui wawancara kepada lima narasumber terkait, dan data sekunder berupa laporan publikasi triwulan BPRS Al-Madinah Tasikmalaya periode 2022-2024. Hasil penelitian yang dilakukan di BPRS Al-Madinah terkait implementasi manajemen risiko pembiayaan yang mengacu pada empat pilar yaitu : 1) Pengawasan aktif Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah; 2) Kebijakan dan Prosedur serta Penetapan Limit; 3) Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, dan Pengendalian Risiko serta Sistem Informasi Manajemen Risiko; dan 4) Sistem Pengendalian Internal yang menyeluruh. Dalam pelaksanaannya, dari empat pilar tersebut terdapat dua pilar yang belum sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan, yaitu pada sub pilar pertama terkait kewenangan dan tanggung jawab karena masih terdapat keputusan pembiayaan yang tidak mengacu pada hasil analisis risiko, serta pada pilar keempat, tindak lanjut terhadap temuan audit Sistem Pengendalian Internal belum dilakukan secara maksimal. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka BPRS Al-Madinah harus lebih mempertimbangkan hasil analisis risiko yang dilakukan oleh manajemen risiko dalam pengambilan keputusan, serta setiap temuan hasil audit Sistem Pengendalian Internal perlu untuk segera ditindaklanjuti dengan adanya sistem monitoring dan evaluasi guna menekan angka Non Performing Financing (NPF).
Kata Kunci : Manajemen Risiko, Pembiayaan Bermasalah, BPRS
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Pascasarjana > Ekonomi Syariah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Fakultas Agama Islam > Ekonomi Syariah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Fakultas Ekonomi > Ekonomi Syariah |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 01:44 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 01:44 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5551 |
