FAUZI, RIFQI SALSA (2025) PERAN GOLKAR DALAM POLITIK INDONESIA TAHUN 1998. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1.cover.pdf
Download (82kB)
2-3.Lembar Pengesahan.pdf
Download (220kB)
4.Lembar Pernyataan.pdf
Download (73kB)
5. hal.pribadi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
6.abstrak indo.pdf
Download (37kB)
7.abstak inggris.pdf
Download (36kB)
8.Kata pengantar.pdf
Download (87kB)
9.ucapan terima kasih.pdf
Download (41kB)
10-11. daftar isi.pdf
Download (69kB)
12. daftar gambar.pdf
Download (35kB)
13. daftar lampiran.pdf
Download (40kB)
14-41. BAB 1.pdf
Download (262kB)
42-59. BAB 2.pdf
Download (179kB)
60-77. BAB 3.pdf
Download (158kB)
78-90. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (142kB)
91-94. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (111kB)
95-97. Daftar Pustaka.pdf
Download (110kB)
98-133. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini membahas Peran Golkar dalam dinamika politik Indonesia pada tahun 1998. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi Golkar dalam politik Indonesia tahun 1998, menganalisis aksi-aksi Golkar selama masa transisi, serta mengidentifikasi dampak peran Golkar terhadap perkembangan politik dan demokrasi Indonesia pasca-Orde Baru. Penelitian ini menggunakan metode historis melalui tahapan heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi, dengan pengumpulan data melalui observasi, studi pustaka, serta wawancara. Temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa Golkar mengguakan strategi politik adaptif yang dituangkan melalui aksi fragmentasi elite Golkar dan berdampak pada stabilitas reformasi. Krisis ekonomi, desakan mahasiswa, dan runtuhnya legitimasi rezim mendorong sebagian elite Golkar seperti Harmoko dan Ginandjar Kartasasmita untuk mendukung pengunduran diri Soeharto. Strategi dan aksi Golkar dalam mengelola transisi ini tidak hanya mencerminkan upaya mempertahankan eksistensi organisasi politik, tetapi juga mempercepat lahirnya sistem demokrasi multipartai di Indonesia. Dalam kerangka teori hegemoni Gramsci, struktural fungsional Merton, dan konflik Khaldun, peran Golkar diinterpretasikan sebagai bentuk adaptasi institusional untuk mempertahankan relevansi politik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Golkar memiliki peran ambivalen: di satu sisi sebagai pendukung status quo Orde Baru, di sisi lain sebagai agen transisi yang mempercepat perubahan politik. Temuan ini diharapkan memperkaya historiografi politik Indonesia, memberikan referensi untuk studi transisi demokrasi, serta menjadi bahan refleksi bagi partai politik dalam memperkuat demokrasi di Indonesia.
Kata Kunci: Golkar, Politik Indonesia, Reformasi 1998, Transisi Demokrasi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 02:45 |
| Last Modified: | 13 Feb 2026 02:45 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5534 |
