Mutmainah, Annisa (2024) FAKTOR POLA ASUH YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 12-23 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TINEWATI KABUPATEN TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1_Cover.pdf
Download (310kB)
2_Hak Cipta.pdf
Download (187kB)
3_Halaman Persetujuan.pdf
Download (71kB)
4_Lembar Pengesahan.pdf
Download (124kB)
5_Halaman Persembahan.pdf
Download (199kB)
6_Daftar Riwayat Hidup.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (240kB)
7_Lembar Pernyataan.pdf
Download (96kB)
8_Kata Pengantar.pdf
Download (278kB)
9_Daftar Isi.pdf
Download (316kB)
10_Daftar Tabel.pdf
Download (301kB)
11_Daftar Gambar.pdf
Download (205kB)
12_Daftar Lampiran.pdf
Download (265kB)
13_Abstrak.pdf
Download (297kB)
14_Abstract.pdf
Download (296kB)
15_Bab 1.pdf
Download (544kB)
16_Bab 2.pdf
Download (840kB)
17_Bab 3.pdf
Download (655kB)
18_Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
19_Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (640kB)
20_Bab 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (524kB)
21_Daftar Pustaka.pdf
Download (552kB)
22_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Stunting di Indonesia masih memiliki prevalensi yang tinggi. Kabupaten Tasikmalaya merupakan kabupaten ke-4 di Provinsi Jawa Barat yang termasuk ke dalam kabupaten/kota prioritas penurunan stunting. Wilayah kerja Puskesmas Tinewati merupakan wilayah kerja yang berada di Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Pola asuh merupakan salah satu penyebab stunting. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis hubungan praktik pemberian makan, praktik rangsangan psikososial dan praktik kebersihan diri dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Tinewati Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain kasus kontrol. Populasi kasus adalah seluruh balita stunting sebanyak 54 balita sedangkan populasi kontrol adalah seluruh balita tidak stunting sebanyak 290 balita. Sampel dalam penelitian ini adalah 162 ibu balita yang terdiri dari 54 ibu balita stunting dan 108 ibu balita tidak stunting. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dengan alat ukur kuesioner. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square dengan (α) = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara praktik pemberian makan (p-value = 0,041, OR = 2,227), praktik rangsangan psikososial (p-value = 0,028, OR = 2,286) dan praktik kebersihan diri (p-value = 0,032, OR = 2,389) dengan kejadian stunting. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan masyarakat dapat meningkatkan pola asuh dalam hal praktik pemberian makan, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan diri serta melakukan melakukan rangsangan psikososial untuk pertumbuhan anak.
Kata Kunci : pola asuh, stunting
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 03:23 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 03:23 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5504 |
