APRILIYANTI, NIKEN AYU (2025) ANALISIS MANAJEMEN RISIKO USAHATANI JAMUR TIRAM PUTIH PADA KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) SUMBER BAROKAH. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (146kB)
2 ABSTRAK.pdf
Download (219kB)
2 BEBAS PLAGIAT.pdf
Download (71kB)
4 LEMBAR PEGESAHAN.pdf
Download (71kB)
5 KATA PENGANTAR.pdf
Download (136kB)
6 DAFTAR ISI.pdf
Download (250kB)
7 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (221kB)
8 DAFTAR TABEL.pdf
Download (158kB)
9 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (154kB)
10 BAB I.pdf
Download (230kB)
11 BAB II.pdf
Download (343kB)
12 BAB III.pdf
Download (299kB)
13 BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (504kB)
14 BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (432kB)
15 BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
16 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (188kB)
17 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (585kB)
Abstract
KTH Sumber Barokah merupakan tempat usahatani jamur tiram putih yang berada di Desa Kamulyan Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Pada proses usahatani jamur tiram putih, KTH Sumber Barokah menghadapi risiko yang menyebabkan jamur tiram putih mengalami fluktuasi hasil produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sumber, kejadian, dan dampak risiko, menganalisis kategori risiko, serta merumuskan penanganan risiko usahatani jamur tiram putih di KTH Sumber Barokah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan analisis ISO 31000:2018 dan didukung oleh diagram fishbone untuk memetakan sumber-sumber risiko dalam usahatani jamur tiram putih. Penentuan lokasi secara sengaja (purposive). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, kuisioner, dan studi pustaka. Hasil identifikasi sumber, kejadian, dan dampak risiko menunjukkan terdapat 5 sumber risiko, 14 kejadian risiko dengan risiko produksi terdapat 5 kejadian risiko, risiko pasar terdapat 2 kejadian risiko, risiko keuangan terdapat 1 kejadian risiko, risiko institusi terdapat 1 kejadian risiko, dan risiko manusia terdapat 5 kejadian risiko serta 14 dampak risiko. Hasil pengukuran kategori risiko menunjukkan terdapat 6 kejadian risiko dengan kategori sedang, 4 kejadian risiko dengan kategori tinggi, dan 4 kejadian risiko dengan kategori sangat tinggi. Hasil penanganan risiko diperoleh dengan 13 kejadian risiko dengan opsi penanganan reduction dan 1 kejadian risiko dengan opsi penanganan avoidance.
Kata kunci: Manajemen Risiko, Jamur Tiram Putih, KTH Sumber Barokah
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 07:00 |
| Last Modified: | 13 Feb 2026 07:00 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5230 |
