BATHANI, NADHIRA FIRQINA (2024) MODIFIKASI BOLU KUKUS SUBSTITUSI TEPUNG SUKUN DENGAN PEWARNA BUNGA TELANG SEBAGAI CAMILAN SEHAT UNTUK JANTUNG. Other thesis, Universitas siliwangi.
01. Cover.pdf
Download (48kB)
02. Lembar persetujuan.pdf
Download (189kB)
03. Lembar pengesahan.pdf
Download (365kB)
04. Daftar Riwayat Hidup.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (112kB)
05. Daftar Isi.pdf
Download (58kB)
06. Daftar Tabel.pdf
Download (37kB)
07. Daftar Gambar.pdf
Download (35kB)
08. Daftar Lampiran.pdf
Download (38kB)
09. Lembar pernyataan.pdf
Download (192kB)
10. Kata Pengantar.pdf
Download (101kB)
11. Abstrak.pdf
Download (35kB)
12. Abstract.pdf
Download (36kB)
13. BAB I.pdf
Download (116kB)
14. BAB II.pdf
Download (320kB)
15. BAB III.pdf
Download (218kB)
16. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
17. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (109kB)
18. BAB VI.pdf
Download (36kB)
19. Daftar Pustaka.pdf
Download (119kB)
20. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Kecenderungan pola makan saat ini yaitu tinggi lemak, garam, dan rendah serat dapat menyebabkan penyakit jantung koroner. Salah satu paya untuk mencegah penyakit jantung koroner yaitu dengan menyediakan camilan sehat. Bolu kukus merupakan camilan yang digemari oleh semua kalangan masyarakat. Tepung sukun dapat dijadikan substitusi tepung terigu, sedangkan bunga telang dapat digunakan sebagai pewarna alami makanan dan antioksidan. Tepung sukun mengandung serat lebih tinggi dibandingkan tepung terigu dan rendah lemak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan daya terima, serat kasar, dan aktivitas antioksidan bolu kukus. Jenis penelitian ini experiment laboratories dengan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL). Rancangan menggunakan empat perlakuan dengan perbandingan tepung terigu: tepung sukun: ekstrak bunga telang yaitu F0 (100:0:0), F1 (95:5:20), F2 (85:15:20), F3 (75:25:20). Analisis daya terima menggunakan uji organoleptik dilakukan oleh 30 panelis tidak terlatih meliputi indikator warna, aroma, rasa, dan tekstur. Analisis serat kasar menggunakan metode (gravimetri) dan aktivitas antioksidan menggunakan metode (DPPH). Hasil analisis uji organoleptik pada parameter warna, aroma, dan tekstur menunjukkan ada perbedaan (p<0,05). F2 merupakan formula terpilih dengan nilai rata-rata daya terima tertinggi. F2 memiliki kandungan serat kasar sebesar 0,45% dan aktivitas antioksidan 73,40%. Bolu kukus substitusi tepung sukun dengan pewarna bunga telang dapat menjadi alternatif camilan sehat untuk jantung bagi usia 19-29 tahun. Pemberian bolu kukus pada F2 dalam memenuhi kebutuhan serat dari makanan selingan 10% dibutuhkan ± 10 buah bolu kukus. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai daya terima tepung sukun, perlu menggunakan panelis terlatih, memperhatikan suhu penyajian, dan perlu dilakukan uji proksimat pada produk bolu kukus.
Kata kunci: Antioksidan, Bolu Kukus, Bunga Telang, Serat Kasar, Tepung Sukun
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 03:31 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 03:31 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5188 |
