FAUZI, IRFAN NUR (2024) ANALISIS KESIAPAN PELAKSANAAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME) DENGAN METODE DOCTOR’S OFFICE QUALITY-INFORMATION TECHNOLOGY (DOQ-IT) DI RSUD dr. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (125kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (27kB)
3. PENGESAHAN.pdf
Download (51kB)
4. PERNYATAAN.pdf
Download (29kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (380kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (273kB)
7. ABSTRAK.pdf
Download (353kB)
8. BAB I.pdf
Download (396kB)
9. BAB II.pdf
Download (620kB)
10. BAB III.pdf
Download (440kB)
11. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (710kB)
12. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (318kB)
13. BAB VI.pdf
Download (159kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (393kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
16. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (295kB)
Abstract
Permenkes No. 24 Tahun 2022 menjelaskan bahwa fasilitas pelayanan kesehatan termasuk rumah sakit wajib menyelenggarakan Rekam Medis Elektronik (RME). Dalam aktivitas pelayanannya RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya masih menggunakan rekam medis manual. Untuk dapat mewujudkan peraturan tersebut, RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya perlu mempersiapkan segala komponen dalam penerapan RME. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan pelaksanaan RME dengan metode Doctor’s Office Quality-Information Technology (DOQ-IT) di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Informan dari penelitian ini terdiri dari Kepala Instalasi Ruang Rekam Medis, Perekam Medis, dan Sub. Koordinator Rekam Medis. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesiapan pelaksanaan RME pada aspek sumber daya manusia berada pada range II (cukup siap), mengindikasikan adanya pemahaman yang kuat dan cukup kompeten mengenai penggunaan RME. Pada aspek budaya organisasi berada pada range II, menunjukan bahwa adanya penerimaan mengenai perubahan budaya kerja organisasi akibat dari diterapkannya RME. Pada aspek tata kelola kepemimpinan berada pada range II, mengindikasikan adanya komitmen dan dukungan dari pimpinan mengenai penerapan RME. Pada aspek infrastruktur TI berada pada range I (belum siap), mengindikasikan infrastruktur penunjang RME belum cukup memadai dalam pelaksanaannya. Saran untuk RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya yaitu memprioritaskan perencanaan anggaran untuk pengadaan komputer, mengadakan strategi khusus untuk mempercepat penerapan dan pelaksanaan RME. Selain itu, RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya harus segera menyusun dan menyesuaikan SOP mengenai rekam medis elektronik.
Kata Kunci: Rekam Medis Elektronik, Kesiapan, DOQ-IT, Rumah Sakit
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 02:05 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 02:05 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/5157 |
