Ruliyandi, Ruliyandi (2025) STRATEGI PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN NILA BERBASIS EKONOMI HIJAU DI KAWASAN MINAPOLITAN. Masters thesis, Universitas Siliwangi.
1. Cover.pdf
Download (138kB)
2. Pernyataan bebas plagiat.pdf
Download (78kB)
3. lembar pengesahan.pdf
Download (62kB)
4. abstrak.pdf
Download (210kB)
5. kata pengantar.pdf
Download (113kB)
6. daftar isi .pdf
Download (193kB)
7. daftar tabel.pdf
Download (173kB)
8. Daftar gambar.pdf
Download (133kB)
9. daftar lampiran.pdf
Download (142kB)
10. Bab I .pdf
Download (326kB)
11. bab II .pdf
Download (399kB)
12. Bab III .pdf
Download (471kB)
13. Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (129kB)
14. Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (481kB)
15. Bab VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (114kB)
16. daftar pustaka.pdf
Download (222kB)
17. lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
18. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (102kB)
Abstract
Kota Tasikmalaya adalah sentra produksi ikan nila yang tinggi dibanding dengan jenis ikan air tawar lainnya, dimana Kecamatan Bungursari merupakan sentra produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor lingkungan internal, eksternal, alternatif strategi dan prioritas strategi pengembangan budidaya ikan nila berbasis ekonomi hijau di Kawasan Minapolitan. Penelitian ini menggunakan metode sensus dengan pendekatan mixed method. Responden dalam penelitian ini yaitu unit usaha budidaya ikan nila Mamat Rahmat Farm, Leni Saad Munawar Farm, Pirdaus Farm dan Juniar Rachman Farm. Penelitian dilakukan pada bulan Juli hingga Agustus 2025. Hasil penelitian strategi pengembangan budidaya ikan nila berbasis ekonomi hijau menunjukan bahwa faktor internal berupa kekuatan adalah sumber air tersedia sepanjang tahun, kolam ikan dirancang untuk mencegah terjadinya kontaminasi silang, pengunaan benih ikan bersertifikat, pakan dan obat ikan ramah lingkungan, penggunaan pupuk organik, penggunaan alat ramah lingkungan. Faktor internal berupa kelemahan adalah biosecurity kurang lengkap, higienitas pekerja rendah, pengelolaan limbah belum tersedia, peralatan pengukur kualitas air kurang lengkap, SDM rendah didalam pemahaman terhadap lingkungan dan aplikasi teknologi digital. Faktor eksternal berupa peluang adalah program dari pemerintah berupa pelatihan, bantuan keuangan dan barang, tersedianya teknologi Resirculating Aquaculture System, teknologi digital budidaya ikan, tenaga kerja tersedia, permintaan ikan tinggi. Faktor eksternal berupa ancaman adalah serangan hama penyakit, perubahan iklim dan cuaca yang ekstrim, kurangnya ketersediaan benih bersertifikat, pencemaran lingkungan, penurunan daya dukung lingkungan. Prioritas strategi pengembangan budidaya ikan nila berbasis ekonomi hijau pertama adalah mengusulkan program untuk memfasilitasi sarana prasarana yang belum tersedia, kemudian yang kedua adalah melakukan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan pembudidaya menjalankan operasional, pengelolaan kesehatan ikan dan pengelolaan lingkungan.
Kata Kunci: strategi, ekonomi hijau, ikan nila, teknologi
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 Agribisnis |
| Depositing User: | dewi dewi dewi |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 01:29 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 01:29 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/4760 |
