Novia, Fajria (2025) MANAJEMEN RANTAI PASOK (SUPPLY CHAIN) BENIH PADI PADA CV. PRIANGAN TIMUR SEED COMMUNITY (PTSC). Masters thesis, Universitas Siliwangi.
1. cover.pdf
Download (200kB)
2. pernyataan bebas plagiat.pdf
Download (513kB)
3. lembar pengesahan.pdf
Download (98kB)
4. Abstrak.pdf
Download (293kB)
5. Kata Pengantar.pdf
Download (291kB)
6. Daftar Isi.pdf
Download (11kB)
7. Daftar Gambar.pdf
Download (6kB)
8. Daftar Tabel.pdf
Download (167kB)
9. Daftar Lampiran.pdf
Download (7kB)
10. BAB I.pdf
Download (430kB)
11. BAB II.pdf
Download (314kB)
12. BAB III.pdf
Download (356kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (353kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (814kB)
15.BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (181kB)
16. Daftar Pustaka.pdf
Download (316kB)
17. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (868kB)
Abstract
Setiap perusahaan memerlukan kinerja rantai yang efisien dalam memenuhi permintaan konsumen, baik secara kualitas, kuantitas maupun kontinuitasnya, sehingga mampu bersaing dan dapat mengoptimalkan keuntungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Mengidentifikasi mekanisme rantai pasok padi pada CV. PTSC, dan (2) Menganalisis kinerja rantai pasok benih padi pada CV. PTSC. Metode penentuan lokasi pada penelitian ini dilakukan secara purposive. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Juli – Desember 2023 yang berlokasi di CV. PTSC Banjarsari. Pengukuran kinerja manajemen rantai pasok menggunakan metode analisis supply chain operation reference (SCOR). Mekanisme rantai pasok menggunakan Food Supply Chain Networks (FSCN). Hasil penelitian yaitu mekanisme rantai pasok melalui pendekatan FSCN pada CV. PTSC sudah berjalan dengan lancar. Hal ini terlihat dari integrasi atau kerjasama dari kerangka FSCN yaitu Sasaran Rantai, Manajemen Rantai, Struktur Rantai, Sumber Daya, Proses Bisnis, dan Kinerja Rantai. Hasil analisis perbandingan nilai rata-rata pengukuran kinerja rantai pasok pada petani menunjukkan Atribut Kinerja Responsivenes, Flexibility, dan Asset sudah berada di posisi Superior, namun atribut kinerja Reliability pada kinerja pengiriman yaitu rata-rata sebesar 88,24 persen dan kesesuaian standar sebesar 88,14 persen nilai kinerja rantai pasok tersebut masih berada di posisi Parity, yang artinya belum mencapai kondisi yang cukup baik. Hal tersebut sebagian besar disebabkan karena belum adanya proses perencanaan yang matang dari proses pengadaan. Sedangkan perbandingan nilai rata-rata pengukuran kinerja rantai pasok pada CV. PTSC menunjukkan Atribut Kinerja Reliability, Responsivenes dan Flexibility sudah berada di posisi Superior, namun Atribut Kinerja Asset pada indikator Cash to Cash Cycle Time masih berada di posisi Advantage yang artinya perputaran uang dari retail terhadap CV. PTSC belum tepat waktu.
Kata Kunci : Benih Padi, Manajemen Rantai pasok, CV.PTSC
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 Agribisnis |
| Depositing User: | dewi dewi dewi |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 02:38 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 02:38 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/4678 |
