Islamiah, Wida Widiawati Wihdatul (2025) PERKEMBANGAN MATA UANG INDONESIA DARI OEANG REPUBLIK INDONESIA (ORI) HINGGA RUPIAH SERI PAHLAWAN DAN KEBUDAYAAN TAHUN 1945-1953. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (149kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (481kB)
3. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Download (333kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (80kB)
5. HALAMAN PRIBADI.pdf
Download (119kB)
6. ABSTRAK.pdf
Download (223kB)
7. KATA ENGANTAR.pdf
Download (121kB)
8. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (189kB)
9. DAFTAR ISI.pdf
Download (270kB)
10. BAB 1.pdf
Download (418kB)
11. BAB 2.pdf
Download (273kB)
12. BAB 3.pdf
Download (356kB)
13. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (264kB)
14. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (132kB)
15. DAFTRA PUSTRAKA.pdf
Download (226kB)
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
17. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (145kB)
Abstract
Penerbitan mata uang nasional menjadi salah satu upaya pemerintah Republik Indonesia untuk meraih kedaulatan ekonomi. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 menjadi awal perjuangan untuk membangun kedaulatan, termasuk di bidang ekonomi. Perjalanan mata uang Indonesia sejak awal kemerdekaan melalui berbagai fase, mulai dari ORI, ORIDA, NICA, ORIS, hingga Rupiah Seri Pahlawan dan Kebudayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan mata uang Indonesia dari Oeang Republik Indonesia (ORI) hingga Rupiah Seri Pahlawan dan Kebudayaan Tahun 1945-1953, yang mencerminkan upaya bangsa Indonesia dalam membangun kedaulatan ekonomi pasca kemerdekaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis yang meliputi heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata uang Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai alat tukar, tetapi juga menjadi simbol kedaulatan dan identitas nasional. Penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI) pada 1946 menjadi langkah awal pembentukan sistem moneter nasional yang merdeka. Untuk mengatasi kendala distribusi ORI, pemerintah daerah menerbitkan ORIDA sebagai bentuk perlawanan ekonomi terhadap Belanda. De Javasche Bank menerbitkan ORIS sebagai alat pembayaran resmi setelah pengakuan kedaulatan melalui Konferensi Meja Bundar. Namun, dominasi Belanda atas bank sentral mendorong pemerintah Indonesia menasionalisasi DJB menjadi Bank Indonesia pada tahun 1953. Bank Indonesia kemudian menerbitkan Rupiah Seri Pahlawan dan Kebudayaan sebagai simbol keuangan negara yang berdaulat. Perkembangan ini mencerminkan perjuangan Indonesia dalam membangun sistem ekonomi nasional yang stabil, mandiri, dan bebas dari pengaruh kolonial.
Kata Kunci: Mata Uang Indonesia, ORI, Rupiah Seri Pahlawan dan Kebudayaan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah |
| Depositing User: | dewi dewi dewi |
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 02:54 |
| Last Modified: | 26 Jan 2026 02:54 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/4564 |
