ROSLINAWATI, LINDA (2024) PENGARUH BERBAGAI JENIS DAN TAKARAN PORASI KOTORAN UNGGAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH ( Allium ascalonicum L. ). Other thesis, Universitas siliwangi.
1.cover.pdf
Download (25kB)
2. pernyataan bebas plagiat.pdf
Download (546kB)
3.abstrak.pdf
Download (298kB)
4. lembar pengesahan.pdf
Download (479kB)
5.kata pengantar.pdf
Download (287kB)
6.daftar isi.pdf
Download (193kB)
7.daftar gambar.pdf
Download (185kB)
8.daftar tabel.pdf
Download (184kB)
9.daftar lampiran.pdf
Download (188kB)
10. BAB I.pdf
Download (311kB)
11. BAB II.pdf
Download (338kB)
12. BAB III.pdf
Download (468kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (496kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (186kB)
15. Daftar pustaka.pdf
Download (329kB)
16. lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
17. riwayat hidup.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
Abstract
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat serta memiliki nilai ekonomi tinggi. Produktivitas bawang merah di Indonesia masih rendah jika dibandingkan dengan potensinya. Terdapat usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi bawang merah baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya yaitu dengan penggunaan atau pemberian pupuk. Pemberian pupuk organik dapat menyediakan unsur hara bagi tanaman, juga dapat memperbaiki sifat fisik dan biologi tanah sehingga dapat meningkatkan produktivitas tanah. porasi kotoran unggas dapat menjadi salah satu alternatif pupuk yang apat diaplikasikan pada pertanaman. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis dan porasi kotoran unggas yang berpengaruh paling baik terhadap hasil dan pertumbuhan bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2021, bertempat di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi, Kelurahan Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAK) dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang dicoba yaitu P0 = tanpa porasi (kontrol) 0 t/ha, P1 = porasi kotoran ayam 10 t/ha, P2 = porasi kotoran ayam 20 t/ha, P3 = porasi kotoran itik 10 t/ha, P4 = porasi kotoran itik 20 t/ha, P5 = porasi kotoran burung puyuh 10 t/ha, P6 = porasi kotoran burung puyuh 20 t/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai takaran porasi kotoran unggas berperngaruh terhadap parameter pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, diameter umbi, bobot berangkasan segar per rumpun, bobot umbi segar per rumpun, bobot umbi kering per rumpun, bobot umbi segar per petak, bobot umbi kering per petak dan bobot umbi kering per petak konversi ke hektar. Porasi kotoran ayam 10 t/ha dan porasi kotoran itik 20 t/ha memberikan potensi hasil paling baik terhadap parameter bobot umbi kering per petak konversi ke hektar secara berturut – turut 9,81 t/ha dan 9,01 t/ha.
Kata kunci : bawang merah, porasi, unggas
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 06:42 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 06:42 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/4357 |
