ARISSAPUTRA, RAIHAN (2024) PENGARUH PENAMBAHAN SERAT KAWAT BENDRAT TERHADAP KUAT TEKAN BETON f’c 20 MPa. Other thesis, Universitas siliwangi.
01_COVER.pdf
Download (87kB)
02_LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (1MB)
03_LEMBAR KEASLIAN.pdf
Download (1MB)
04_ABSTRAK.pdf
Download (127kB)
05_KATA PENGANTAR.pdf
Download (123kB)
06_DAFTAR ISI.pdf
Download (132kB)
07_DAFTAR TABEL.pdf
Download (36kB)
08_DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (28kB)
09_DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (25kB)
10_BAB 1.pdf
Download (87kB)
11_BAB 2.pdf
Download (350kB)
12_BAB 3.pdf
Download (258kB)
13_BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (547kB)
14_BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (83kB)
15_DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (74kB)
16_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
ABSTRAK Seiring dengan kemajuan jaman, teknologi di bidang konstruksi bangunan juga mengalami perkembangan pesat, termasuk teknologi beton, hampir pada setiap aspek kehidupan manusia selalu terkait dengan beton. Pemakaian bahan tambah sudah banyak dilakukan dalam proses campuran beton.Beberapa penelitian yang telah dilakukan pada negara maju termasuk melakukan beberapa percobaan dengan menambahkan bahan tambah serat baja dalam campuran beton. Jika serat yang dipakai memiliki modulus elastisitas yang lebih tinggi dari beton, misalnya kawat baja, maka beton serat akan mempunyai kuat tekan, kuat tarik,dan modulus elastisitas yang sedikit lebih tinggi dari beton biasa. Namun dikarenakan harga serat baja itu sangat mahal di indonesia, maka digunakan serat kawat bendrat untuk menggantikan serat baja tersebut pada campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu pengaruh penambahan kawat bendrat terhadap kuat tekan beton. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan f’c sebesar 20 MPa menggunakan benda uji berupa silinder berukuran 15 x 30 cm sebanyak 60 sampel untuk pengujian kuat tekan beton pada umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari. Benda uji terdiri dari beton normal tanpa bahan tambah 0%, dan beton bahan tambah variasi penambahan kadar serat kawat bendrat yaitu 0,5 %, 0,75 %, dan 1 % dari berat agregat halus dengan serat kawat bendrat yang digunakan berdiameter 1 mm dengan panjang 50 mm.Hasil penelitian dihasilkan pada umur 28 hari nilai beton normal yaitu 21,05 MPa, sedangkan untuk nilai beton campuran kawat bendrat 0,5% yaitu 21,50 MPa, untuk nilai beton campuran kawat bendrat 0,75% yaitu 23,77 MPa, dan nilai campuran kawat bendrat 1% yaitu 20,49 MPa. Berdasarkan analisa hasil pengujian kuat tekan, variasi presentase penambahan kawat bendrat yang paling optimal diantara 0%, 0,5%, 0,75%, dan 1% yaitu 0,75% sebesar 23,77 MPa atau meningkat 12,9% dari kuat tekan beton normal.
Kata Kunci : Beton, Kawat Bendrat, Kuat Tekan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Sipil |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 02:31 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 02:31 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/4334 |
