PAMUNGKAS, JONI (2024) TINGKAT KESIAPSIAGAAN SANTRI DALAM MENGHADAPI BENCANA ALAM GEMPA BUMI DI PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM KOTA TASIKMALAYA SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidkan Geografi. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. cover.pdf
Download (44kB)
2. pengesahan.pdf
Download (64kB)
3. penguji.pdf
Download (40kB)
4. pernyataan.pdf
Download (54kB)
5. abstrak.pdf
Download (12kB)
6. kata pengantar.pdf
Download (71kB)
7. ucapan terima kasih.pdf
Download (77kB)
8. daftar isi.pdf
Download (65kB)
9. bab 1.pdf
Download (142kB)
10. bab 2.pdf
Download (208kB)
11. bab 3.pdf
Download (167kB)
12. bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
13. bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
14. daftar pustaka.pdf
Download (151kB)
15. lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Joni Pamungkas, 2024. Tingkat Kesiapsiagaan Santri dalam Menghadapi Bencana Alam Gempa Bumi di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Kota Tasikmalaya. Jurusan Pendidikan Geografi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi Latar belakang penelitian ini adalah adanya ancaman resiko bencana alam gempa bumi pada masyarakat, khususnya para pelajar yang datang dari berbagai daerah dengan tujuan menuntut ilmu di pondok pesantren baik itu ilmu agama maupun pengetahuan umum. Pondok Pesantren Bahrul Ulum merupakan salah satu pondok pesantren yang ada di Kota Tasikmalaya yang terletak di Kecamatan Cibeureum yang memiliki beberapa fasilitas pendidikan agama serta pendidikan formal seperti MTs dan MAN yang sekarang sudah menjadi bagian dari kementerian agama. Para santri yang mengikuti sekolah formal seharusnya sudah mendapatkan pengetahuan mengenai kesiapsiagaan yang terdapat pada kurikulum sekolah lewat mata pelajaran tertentu, berbeda dengan santri yang tidak mengikuti sekolah formal atau disebut santri takhosus, dimana para santri hanya mendapatkan pendidikan agama dengan mengkaji kitab-kitab saja tanpa adanya pengetahuan umum yang berkaitan dengan kesiapsiagaan. Bencana alam khususnya bencana gempa bumi merupakan bencana yang tidak bisa diprediksi kedatangannya, kurangnya kesiapsiagaan para santri serta kurangnya sarana dan prasarana pendukung dalam kesiapsiagaan bisa berdampak pada adanya korban jiwa. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, studi dokumenter dan studi literatur. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santri yang berjumlah 618 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan teknik pengambilan menggunakan rumus slovin yang ditujukan pada seluruh santri sebanyak 86 sampel dan teknik purposive sampling yang ditujukan pada para pengurus santri sebanyak 18 sampel. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis sederhana dan analisis kesiapsiagaan untuk mengukur tingkat kesiapsiagaan para santri dalam menghadapi bencana alam gempa bumi. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan diketahui bahwa tingkat kesiapsiagaan santri dalam menghadapi bencana alam gempa bumi melalui kuesioner yang meliputi pengetahuan dan sikap, sarana dan prasarana, sistem peringatan dan mobilisasi sumber daya manusia menghasilkan tingkat kesiapsiagaan santri termasuk kedalam kateori kurang siap.
Kata Kunci: Tingkat Kesiapsiagaan, Bencana Alam, Gempa Bumi
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 07:23 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 07:23 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/4160 |
