OKTAVIANI, VANESSA MUTIARA (2024) IDENTIFIKASI PENGELOLAAN SAMPAH DI TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) BURANGKENG DI DESA BURANGKENG KECAMATAN SETU KABUPATEN BEKASI SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (48kB)
2. PENGESAHAN.pdf
Download (113kB)
3. PENGUJI.pdf
Download (85kB)
4. PERNYATAAN.pdf
Download (110kB)
5. ABSTRAK.pdf
Download (59kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (91kB)
7. UCAPAN TERIMAKASIH.pdf
Download (100kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (90kB)
9. BAB I.pdf
Download (116kB)
10. BAB II.pdf
Download (247kB)
11. BAB III.pdf
Download (216kB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (51kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (109kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
16. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (172kB)
Abstract
VANESSA MUTIARA OKTAVIANI. 2024. Identifikasi Pengelolaan Sampah Di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Burangkeng Di Desa Burangkeng Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi. Jurusan Pendidikan Geografi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi. Tasikmalaya. Pertumbuhan jumlah penduduk dan perkembangan teknologi dari waktu ke waktu telah menyebabkan peningkatan pesat dalam produksi sampah dari berbagai sumber seperti rumah tangga, perkantoran, perdagangan, dan industri. Seiring meningkatnya taraf hidup dan konsumerisme, sampah menjadi tantangan besar bagi kota-kota di Indonesia, termasuk Kabupaten Bekasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk Kabupaten Bekasi pada tahun 2023 mencapai 3.237.420 jiwa, yang berkontribusi pada timbulan sampah harian per orang. Saat ini, tempat pemrosesan akhir (TPA) Burangkeng menerima sekitar 1.000 ton sampah setiap hari dengan komposisi yang beragam. Peningkatan volume sampah ini mempersulit pengelolaan dan penanganannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik sampah dan pengelolaannya di tempat pemrosesan akhir (TPA) Burangkeng, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) karakteristik sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir (TPA) Burangkeng meliputi (a) sumber sampah dari sampah rumah tangga 60%, sampah pasar 30%, sampah swasta 10%, dihasilkan dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, (b) jenis sampah organik sebesar 50% dan sampah anorganik sebesar 50%, (c) bentuk sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir (TPA) Burangkeng seluruhnya hanya ada sampah padat, tidak ada sampah cair., (2) pengelolaan sampah yang dilakukan di tempat pemrosesan akhir (TPA) Burangkeng meliputi (a) pengumpulan dilakukan langsung dari rumah warga, tidak dikumpulkan di TPS terlebih dahulu, (b) pengangkutan dengan sistem individu langsung (door to door). (c) pemilahan dilakukan manual oleh pemulung, (d) pemadatan menggunakan metode open dumping dan controlled landfill.
Kata Kunci: Sampah, Pengelolaan Sampah, Tempat Pemrosesan Akhir.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 02:23 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 02:23 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/4022 |
