HIDAYAH, AMALYA NURUL (2024) KARAKTERISTIK KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN BEKASI JAYA KECAMATAN BEKASI TIMUR KOTA BEKASI SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Geografi. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (45kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (238kB)
3. LEMBAR PENGUJIAN.pdf
Download (213kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (335kB)
5. ABSTRAK.pdf
Download (104kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (181kB)
7. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (188kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (129kB)
10. BAB 2.pdf
Download (276kB)
12. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
13. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (189kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (254kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
AMALYA NURUL HIDAYAH. 2024. KARAKTERISTIK KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN BEKASI JAYA KECAMATAN BEKASI TIMUR KOTA BEKASI. Jurusan Pendidikan Geografi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi. Permukiman kumuh merupakan permasalahan yang sering terjadi di kota besar di indonesia, salah satunya terjadi di Kota Bekasi. Hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor yang menyebabkan masyarakat tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan akan lahan permukiman. Permukiman di Kelurahan Bekasi Jaya merupakan contoh dari tingginya kebutuhan akan kawasan permukiman yang ditandai terbentuknya kawasan permukiman kumuh dengan karakteristik tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik kawasan permukiman kumuh di Kelurahan Bekasi Jaya serta faktor-faktor yang menyebabkan pembentukan kawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan keruangan dan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, studi literatur, dan studi dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kelurahan Bekasi Jaya yang tinggal di kawasan kumuh yang terdiri dari 3 RW dengan total 3.176 KK, serta melibatkan Kepala Kelurahan Bekasi Jaya, Kepala Dinas Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi, dan Ketua Rukun Warga di kawasan permukiman. Sampel penelitian terdiri dari simple random sampling dengan proporsi 1,5% dari populasi masyarakat Kelurahan Bekasi Jaya, Kepala Dinas Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi, serta Ketua Rukun Warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permukiman kumuh di Kelurahan Bekasi Jaya memiliki karakteristik utama, antara lain kepadatan penduduk tinggi, kondisi bangunan tidak layak huni, serta akses terbatas terhadap persampahan dan drainase. Selain itu, faktor ekonomi dan sosial seperti tingkat pendapatan yang rendah, tingginya urbanisasi, harga lahan yang mahal, dan adanya pengaruh psikologis masyarakat juga memperpAMALYA NURUL HIDAYAH. 2024. KARAKTERISTIK KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN BEKASI JAYA KECAMATAN BEKASI TIMUR KOTA BEKASI. Jurusan Pendidikan Geografi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi. Permukiman kumuh merupakan permasalahan yang sering terjadi di kota besar di indonesia, salah satunya terjadi di Kota Bekasi. Hal ini dapat terjadi karena berbagai faktor yang menyebabkan masyarakat tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan akan lahan permukiman. Permukiman di Kelurahan Bekasi Jaya merupakan contoh dari tingginya kebutuhan akan kawasan permukiman yang ditandai terbentuknya kawasan permukiman kumuh dengan karakteristik tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik kawasan permukiman kumuh di Kelurahan Bekasi Jaya serta faktor-faktor yang menyebabkan pembentukan kawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan keruangan dan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, studi literatur, dan studi dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kelurahan Bekasi Jaya yang tinggal di kawasan kumuh yang terdiri dari 3 RW dengan total 3.176 KK, serta melibatkan Kepala Kelurahan Bekasi Jaya, Kepala Dinas Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi, dan Ketua Rukun Warga di kawasan permukiman. Sampel penelitian terdiri dari simple random sampling dengan proporsi 1,5% dari populasi masyarakat Kelurahan Bekasi Jaya, Kepala Dinas Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi, serta Ketua Rukun Warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permukiman kumuh di Kelurahan Bekasi Jaya memiliki karakteristik utama, antara lain kepadatan penduduk tinggi, kondisi bangunan tidak layak huni, serta akses terbatas terhadap persampahan dan drainase. Selain itu, faktor ekonomi dan sosial seperti tingkat pendapatan yang rendah, tingginya urbanisasi, harga lahan yang mahal, dan adanya pengaruh psikologis masyarakat juga memperparah kondisi permukiman kumuh.
Kata kunci: Karakteristik, Kawasan Permukiman, Kawasan Kumuh.arah kondisi permukiman kumuh. Kata kunci: Karakteristik, Kawasan Permukiman, Kawasan Kumuh.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 13 Jan 2026 02:54 |
| Last Modified: | 13 Jan 2026 02:54 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/3945 |
