Setyanabi, Fahmi (2024) AKULTURASI BUDAYA JAWA-SUNDA DI DESA CIMANGGU KECAMATAN CIMANGGU KABUPATEN CILACAP. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (222kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (81kB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (63kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (222kB)
5. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (255kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (153kB)
7. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (226kB)
8. DAFTAR-DAFTAR.pdf
Download (296kB)
9. BAB 1.pdf
Download (234kB)
10. BAB 2.pdf
Download (322kB)
11. BAB 3.pdf
Download (203kB)
12. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
13. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (224kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (239kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (942kB)
16. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (164kB)
Abstract
ABSTRAK Fahmi Setyanabi, 2024. Akulturasi Budaya Jawa-Sunda di Desa Cimanggu Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap, Jurusan Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi. Latar belakang penelitian adalah Akulturasi budaya penting dalam percampuran budaya, seperti antara suku Jawa dan Sunda di Desa Cimanggu. Adapun masalah dalam penelitian yaitu mengindetifikasi proses dan bentuk-bentuk akulturasi budaya Jawa-Sunda di Desa Cimanggu Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proses dan bentuk-bentuk akulturasi budaya Jawa-Sunda di Desa Cimanggu Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap. Metode penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data Observasi, wawancara, tringulasi data, dan studi Pustaka. Subjek penelitian yaitu Kepala Desa (1 orang), Kepala Dusun (4 orang), Ketua RT atau yang mewakili (1 orang), Tokoh Masyarakat (4 orang), warga Masyarakat (6 orang). Teknik analisis data yaitu teknik analisis kualitatif deskriptif, analisis nilai kebudayaan dan analisis 5W+1H. Hasil penelitian menunjukan bahwa Desa Cimanggu merupakan contoh nyata akulturasi budaya Sunda dan Jawa. Proses ini tercermin dalam aspek kehidupan seperti kontak budaya (perdagangan, migrasi), seleksi budaya, integrasi budaya, dan dinamika budaya, sehingga menciptkan bentuk-bentuk budaya baru, namun tidak meninggalkan budaya aslinya seperti Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi (bedog), Mata Pencaharian Hidup dan Sistem Ekonomi (bertani padi, gembus singkong, karag), sistem kemasyarakatan (sistem kekerabatan bilateral), bahasa (bahasa sunda dialek cimanggu), kesenian (wayang golek), sistem pengetahuan (pranoto mongso atau mangsa), religi pengetahuan (babarit, empon-empon).
Kata kunci: Akulturasi, Budaya, Suku Jawa, Suku Sunda
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 01:50 |
| Last Modified: | 12 Jan 2026 01:50 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/3792 |
