Adisti, Melva (2024) STRATEGI LAYANAN EDUKASI MUSEUM SRI BADUGA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan. Other thesis, Universitas Siliwangi.
01. Cover.pdf
Download (71kB)
02. Lembar pengesahan.pdf
Download (196kB)
03. Lembar penguji.pdf
Download (226kB)
04. Pernyataan.pdf
Download (194kB)
05. Abstrak.pdf
Download (38kB)
06. Abstract.pdf
Download (19kB)
07. Kata Pengantar.pdf
Download (43kB)
08. Halaman Pribadi.pdf
Download (54kB)
09. Ucapan Terimakasih.pdf
Download (20kB)
10. Daftar Isi.pdf
Download (42kB)
11. Daftar Tabel.pdf
Download (30kB)
12. Daftar Bagan.pdf
Download (30kB)
13. Daftar Gambar.pdf
Download (41kB)
14. Daftar Grafik.pdf
Download (34kB)
15. Daftar Lampiran.pdf
Download (104kB)
16. BAB I.pdf
Download (202kB)
17. BAB II.pdf
Download (174kB)
18. BAB III.pdf
Download (193kB)
19. BAB IV .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
20. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (52kB)
21. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (58kB)
22. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
23. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (49kB)
Abstract
Strategi layanan edukasi museum menjadi penentu sejauh mana informasi yang dimuat dapat dipahami dengan baik leh pengunjung. Museum Sri Baduga merupakan museum di bawah pengelolaan UPTD Pengelolaan Kebudayaan Daerah Jawa Barat yang berada di Kota Bandung. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi edukasi museum sribaduga sebagai sumber belajar sejarah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah strategi layanan edukasi yang dibuat oleh pengelola Museum Sri Baduga diakumulasikan kedalam pembuatan beberapa program yang mendukung pemanfaatan museum sebagai sumber belajar sejarah. Program program yang dibuat diantaranya pameran tetap, pameran kontemporer, museum keliling, edukids, dan seminar diskusi. Melalui program tersebut museum lebih banyak melibatkan peran pengunjung sebagai observer kegiatan, sehingga dapat menjadi penilaian sejauh mana strategi layanan edukasi yang dibuat berhasil menjadikan museum sebagai sumber belajar sejarah. Program yang dibuat merupakan salah satu upaya yang dibuat untuk menarik pengunjung khususnya dikalangan pendidikan. Agar program yang dibuat dapat berjalan dengan baik maka harus disertai dengan layanan yang optimal. Selain pembuatan program program edukatif, pengelola Museum Sri Baduga menerapkan cara belajar aktif dengan konsep lay out museum secara kronolgis . Hal tersebut dapat mempermudah pengunjung dalam memahami materi dan konten yang tersedia. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka Museum Sri Baduga telah menjalankan peran dan fungsinya dalam segi konservasi maupun visinya utamanya sebagai sumber pendidikan.
Kata kunci : Layanan Edukasi, Sumber belajar, Museum Sri Baduga
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 01:33 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 01:33 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/3627 |
