FAUZIAH, SILVA (2024) PERAN KADER BINA KELUARGA BALITA (BKB) DALAM PENCEGAHAN STUNTING (Studi kasus di Kampung KB Sukamanah Safir Desa Jatisari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut). Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (549kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (597kB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (598kB)
4. PERNYATAAN.pdf
Download (605kB)
5. ABSTARK.pdf
Download (533kB)
6. KATA PENGANTAR.pdf
Download (577kB)
7. UCAPAN TRIMAKASIH.pdf
Download (595kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (626kB)
9. BAB 1.pdf
Download (605kB)
10. BAB 2.pdf
Download (653kB)
11. BAB 3.pdf
Download (683kB)
12. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (671kB)
13. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (529kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (665kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
16. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (537kB)
Abstract
ABSTRAK SILVA FAUZIAH. 2023. PERAN KADER BINA KELUARGA BALITA (BKB) DALAM PENCEGAHAN STUNTING (STUDI KASUS DI KAMPUNG KB SUKAMANAH SAFIR DESA JATISARI KECAMATAN KARANGPAWITAN KABUPATEN GARUT). Jurusan Pendidikan Masyarakat, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya. Kondisi gagal tumbuh kembang pada anak ini sangat mengkhawatirkan yang sasarannya anak usia 0-5 tahun yang memiliki ciri tinggi badan yang lebih pendek dari seusianya. Edukasi dan praktik yang kurang mengenai pola makan, pola asuh, dan sanitasi dapat menjadi faktor risiko stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kader BKB dalam pencegahan stunting di Kampung KB Sukamanah Safir Desa Jatisari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan peran kader BKB diantaranya, menyusun jadwal kegiatan penyuluhan program BKB setiap satu bulan sekali. Kader BKB menyelenggarakan pertemuan mengenai penyuluhan upaya pencegahan stunting. Kader berperan menjadi fasilitator dalam pertemuan yang membahas mengenai edukasi pola makan, pola asuh dan sanitasi. Lalu melakukan kunjungan rumah untuk pemantauan yang berisiko terkena stunting. Kemudian melakukan rujukan, pencatatan dan pelaporan. impulannya, peran kader BKB dalam menjadi fasilitator dalam pertemuan dan kunjungan rumah dengan memberikan edukasi kepada seorang catin, bumil, busui, baduta/balita stunting meliputi perbaikan pola makan, pola asuh, dan sanitasi sebagai upaya pencegahan stunting. Dengan adanya penyuluhan kepada calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, balita, penulis mengharapkan dapat mengurangi prevalensi angka stunting pada balita.
Kata kunci: Kader, Bina Keluarga Balita, Pencegahan Stunting
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 07:17 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 07:17 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/3605 |
