FAUDZY, AKHMAD (2024) PENGARUH KONSENTRASI PUPUK DAUN PADA MEDIA SUBKULTUR IN VITRO TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT ANGGREK Cattleya sp. Other thesis, Universitas siliwangi.
abstrak.pdf
Download (566kB)
Bab I.pdf
Download (573kB)
Bab II.pdf
Download (594kB)
Bab III.pdf
Download (785kB)
Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (596kB)
Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (562kB)
cover.pdf
Download (368kB)
daftar gambar.pdf
Download (401kB)
daftar isi.pdf
Download (495kB)
daftar lampiran.pdf
Download (495kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (510kB)
daftar tabel.pdf
Download (492kB)
kata pengantar.pdf
Download (563kB)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Lembar pengesahan skripsi Akhmad F.pdf
Download (174kB)
Surat pernyataan bebas plagiat.pdf
Download (186kB)
Abstract
ABSTRAK PENGARUH KONSENTRASI PUPUK DAUN PADA MEDIA SUBKULTUR IN VITRO TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT ANGGREK Cattleya sp. Oleh Akhmad Faudzy NPM 205001039 Dosen Pembimbing : Tini Sudartini Dedi Natawijaya Anggrek (Orchidaceae) merupakan salah satu tanaman yang memiliki bentuk bunga yang indah dan corak yang beragam. Produksi anggrek mengalami penurunan, disebabkan karena penyediaan bibit anggrek yang menggunakan budidaya in vitro masih belum optimal, karena prosesnya membutuhkan keahlian khusus, serta bahan dan alat yang digunakan relatif mahal. Subkultur adalah pemindahan eksplan dari media lama ke media baru untuk memperoleh pertumbuhan yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk daun pada media subkultur in vitro terhadap pertumbuhan bibit anggrek Cattleya sp. dan mengetahui konsentrasi yang memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan bibit anggrek Cattleya sp. tahap subkultur. Percobaan ini dilaksanakan pada bulan Desember 2023 sampai Maret 2024 di Laboratorium Nursery Wibi Orchid kampung Kalibening, desa Banjarharja, kecamatan Kalipucang, kabupaten Pangandaran. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan diulang sebanyak 5 kali. Perlakuan terdiri dari A = Kontrol ½ MS (2,21 g/L), B = Pupuk daun konsentrasi 0,25 g/L, C = Pupuk daun konsentrasi 0,50 g/L, D = pupuk daun konsentrasi 0,75 g/L, dan E = Pupuk daun konsentrasi 1 g/L. Pengamatan dilakukan pada umur 3, 6, 9, dan 12 minggu setelah kultur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk daun berpengaruh terhadap pertumbuhan panjang daun dan jumlah daun pada umur 9 minggu setelah subkultur (MSS) dan 12 MSS, jumlah tunas baru pada umur 6, 9, dan 12 MSS, serta pada panjang akar dan berat basah pada umur 12 MSS, akan tetapi terhadap parameter lebar daun dan jumlah akar tidak berpengaruh. Konsentrasi pupuk daun yang paling baik terhadap pertumbuhan bibit anggrek Cattleya sp yaitu konsentrasi pupuk daun 0,50 g/L.
Kata kunci : anggrek Cattleya, subkultur, media, Murashige & Skoog, pupuk daun.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 08:08 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 08:08 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/3542 |
