FEBRIANTI, MUTIA (2024) PENGARUH KONSENTRASI RAGI TERHADAP KADAR ALKOHOL TAPE SINGKONG (Manihot esculenta). Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (67kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (175kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (217kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (163kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (167kB)
6. DAFTAR - DAFTAR.pdf
Download (65kB)
7. BAB 1.pdf
Download (121kB)
8. BAB 2.pdf
Download (790kB)
9. BAB 3.pdf
Download (1MB)
10. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (372kB)
11. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (31kB)
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (125kB)
13. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12MB)
Abstract
ABSTRAK MUTIA FEBRIANTI. 2024. Pengaruh Konsentrasi Ragi Terhadap Kadar Alkohol Tape Singkong (Manihot esculenta). Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi, Tasikmalaya. Tape singkong merupakan hasil fermentasi yang dalam prosesnya memerlukan ragi. Ragi mengandung mikroorganisme yang membantu perombakan pati menjadi alkohol. Namun, kadar alkohol yang dihasilkan bergantung pada dosis ragi dan waktu fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ragi terhadap jumlah kadar alkohol tape singkong. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Data penelitian bersumber dari sampel singkong kuning dan ragi LBC. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi terstruktur. Penelitian ini dilakukan dengan menimbang singkong sebanyak 20 kilogram dan membaluri setiap 1 kilogram singkong dengan konsentrasi ragi 0,5 gram, 1 gram, 1,5 gram, 2 gram, dan 2,5 gram dan waktu pengamatan pada hari ke-4, ke-8, dan ke-12. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dua jalur menggunakan aplikasi Minitab 21. Hasil dari pengujian hipotesis didapatkan angka signifikansi F-value konsentrasi 3,95 dan F-value waktu 120,65 maka Sig. > α (0,05) dan hasil dari P-value konsentrasi 0,08 dan P-value waktu 0,000, maka Sig. < α (0,01). Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa konsentrasi ragi dan waktu fermentasi berbeda nyata dan signifikan terhadap jumlah kadar alkohol tape singkong. Adapun jumlah kadar alkohol terendah didapatkan pada perlakuan 0,5 gram di hari ke-4 dan jumlah kadar alkohol tertinggi di dapatkan pada perlakuan 2,5 gram di hari ke-12. Penelitian ini membuktikan bahwa semakin tinggi konsentrasi ragi, maka semakin tinggi pula jumlah kadar alkohol yang dihasilkan dan semakin lama waktu fermentasi akan menghasilkan semakin banyak mikroorganisme sehingga jumlah kadar alkohol yang dihasilkan semakin tinggi.
Kata kunci: tape singkong, ragi, fermentasi, kadar alkohol.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 06:29 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 06:29 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/3516 |
