FUJI, FUJI (2024) RESILIENSI ETNIS TIONGHOA TASIKMALAYA TAHUN 1996-2000. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. cover.pdf
Download (58kB)
2. lembar pengesahan.pdf
Download (318kB)
3. Lembar penguji.pdf
Download (327kB)
4. Lembar Pernyataan.pdf
Download (418kB)
5. abstrak.pdf
Download (109kB)
6. kata pengantar.pdf
Download (108kB)
7. daftar isi.pdf
Download (75kB)
8. bab 1.pdf
Download (255kB)
9. bab 2.pdf
Download (158kB)
10. bab 3.pdf
Download (83kB)
11. bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (130kB)
12. bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (111kB)
13. daftar pustaka.pdf
Download (170kB)
14. lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
15. riwayat hidup.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (66kB)
Abstract
ABSTRAK Fuji. 2024. “ RESILIENSI ETNISTIONGHOA TASIKMALAYA TAHUN 1996-2000”. Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universtias Siliwangi, Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan resiliensi etnis Tionghoa atas peristiwa pada tahun 1996 yang melibatkan orang-orang pribumi dengan orang etnis Tionghoa serta menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi orang-orang etnis Tionghoa. Meskipun mendapatkan perlakuan tidak senonoh, rasis, dan kerugian dalam bidang ekonomi yang sangat besar masyarakat Tionghoa khususnya di Tasikmalaya bisa bangkit dan mendominasi perdagangan di pasar Tasikmalaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses resiliensi masyarakat Tionghoa dalam mengatasi trauma setelah peristiwa 1996 di Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan pendekatan kualitatif. Metode sejarah ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara studi pustaka dan wawancara. Tahap penelitian pertama peneliti mencoba untuk mencari topik permasalahan yang akan diangkat. Kedua, peneliti mencoba mengumpulkan data (Heuristik) dari beberapa sumber pustaka seperti jurnal dan buku. Ketiga, data yang telah terkumpul akan diperiksa ulang melalui kritik sumber. Setelah melalui tahap kritik sumber masuk ke tahap interpretasi dengan menafsirkan fakta yang didapatkan. Terakhir yaitu historiografi dengan menyusun hasil sumber dalam bentuk tulisan.Penelitian ini menjelaskan mengenai proses bangkitnya etnis Tionghoa, dalam penelitian ini terbagi kedalam tiga sub pembahasan. Pembahasan pertama membahas atau menjelaskan mengenai kondisi etnis Tionghoa Tasikmalaya pada peristiwa kerusuhan 1996. Pembahasan kedua menjelaskan tentang resiliensi etnis Tionghoa di Tasikmalaya pasca peristiwa kerusuhan 1996. Pembahasan ketiga menjelaskan mengenai etnis Tionghoa pasca resiliensi 1996 2000. Pada penelitian alur yang difokuskan adalah mencoba menggali proses resiliensi atau proses mereka bangkit dari rasa trauma setelah peristiwa kerusuhan 1996 serta menggali perekonomian dan kehidupan sosial mereka pasca resiliensi.
Kata Kunci: Resiliensi, Etnis Tionghoa.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LA History of education |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 04:49 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 04:49 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/3510 |
