Rahmah, Isna (2024) ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT ADAT KAMPUNG PASIR KECAMATAN SAMARANG KABUPATEN GARUT. Other thesis, Universitas siliwangi.
01. Cover.pdf
Download (82kB)
02. Lembar Pengesahan.pdf
Download (392kB)
03. Keaslian Karya Tulis Ilmiah.pdf
Download (400kB)
04. Abstrak.pdf
Download (33kB)
05. Abstract.pdf
Download (7kB)
06. Kata Pengantar.pdf
Download (136kB)
07. Ucapan Terima Kasih.pdf
Download (75kB)
08. Daftar Isi.pdf
Download (138kB)
09. Daftar Tabel.pdf
Download (42kB)
10. Daftar Gambar.pdf
Download (48kB)
11. Daftar Lampiran.pdf
Download (97kB)
12. BAB I.pdf
Download (123kB)
13. BAB II.pdf
Download (640kB)
14. BAB III.pdf
Download (143kB)
15. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
16. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6kB)
17. Daftar Pustaka.pdf
Download (188kB)
18. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
19. Daftar Riwayat Hidup.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (18kB)
Abstract
Urgensi penelitian ini adalah pengetahuan tanaman obat tradisional yang hampir hilang, maka perlu dokumentasi, riset, dan pembelajaran untuk pelestarian dan pemanfaatannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan etnobotani tumbuhan yang berpotensi sebagai obat di Masyarakat Adat Kampung Pasir Kecamatan Samarang Kabupaten Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, metode snowball sampling, dan teknik wawancara. Data primer diperoleh secara langsung di lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai sumber kredibel seperti buku, artikel, dan jurnal. Tahapan penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengolahan data, dan analisis data. Penelitian dilakukan di Masyarakat Adat Kampung Pasir Kabupaten Garut pada bulan Februari dan Maret 2024. Hasil penelitian menunjukan bahwa Masyarakat Adat Kampung Pasir menggunakan 36 jenis tumbuhan obat dari 24 familia dengan dominasi Myrtaceae, Asteraceae, dan Zingiberaceae karena mudah didapatkan. Fidelity Level (FL) tertinggi dengan rata-rata nilai 100% sebanyak 11 jenis yaitu korejat untuk mengobati sakit mata, Use Value tumbuhan obat dengan penggunaan tertinggi antara lain adalah Tempuyung (Sonchus arvensis), Binahong (Andredera cordifolia), dan Sereh (Cymbopogon citratus) dengan masing-masing nilai 0,16, penyakit dengan homogen tinggi berdasarkan ICF yaitu kolesterol, darah tinggi, sakit pinggang, diabetes dan diare dengan masing-masing nilai 1, daun merupakan bagian yang paling sering digunakan yakni sebesar 56%, cara pengolahan yang paling sering adalah direbus yakni sebesar 56%, sumber penghasil tumbuhan obat yang paling banyak adalah budidaya yakni sebesar 58%. Etnobotani yang berpotensi sebagai obat dari Masyarakat Adat Kampung Pasir layak dijadikan referensi dalam pengobatan tradisional. Kesimpulan hasil penelitian adalah Masyarakat Adat Kampung Pasir memiliki preferensi tertentu terhadap tumbuhan obat berdasarkan kegunaan dan khasiatnya dalam pengobatan penyakit tertentu.
Kata kunci: Etnobotani, Masyarakat Adat Pasir, Tumbuhan obat
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 22 Dec 2025 02:41 |
| Last Modified: | 22 Dec 2025 02:41 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/3181 |
