MUFLIH, MUHAMAD FATHIN (2025) EFIKASI ASAP CAIR TONGKOL JAGUNG TERHADAP PATOGEN ANTRAKNOSA (Colletotrichum sp.) PADA BUAH CABAI MERAH SECARA IN VITRO DAN IN VIVO. Other thesis, Universitas siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (36kB)
2 BEBAS PLAGIAT.pdf
Download (80kB)
3 ABSTRAK.pdf
Download (12kB)
4 KATA PENGANTAR.pdf
Download (76kB)
5 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (72kB)
6 DAFTAR ISI.pdf
Download (53kB)
7 DAFTAR TABEL.pdf
Download (28kB)
8 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (29kB)
9 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (29kB)
10 BAB I.pdf
Download (88kB)
11 BAB II.pdf
Download (235kB)
12 BAB III.pdf
Download (183kB)
13 BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (382kB)
14 BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7kB)
15 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (99kB)
16 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penyakit antraknosa yang disebabkan oleh Colletotrichum sp. merupakan salah satu masalah utama dalam budidaya cabai merah (Capsicum annuum L) karena dapat menurunkan kualitas dan kuantitas hasil panen. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas asap cair tongkol jagung sebagai agen antifungi dalam menghambat perkembangan penyakit antraknosa pada cabai merah secara in vitro dan in vivo, serta untuk menentukan konsentrasi asap cair yang paling efektif dalam menekan perkembangan penyakit tersebut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli 2025, metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) melalui uji in vitro dan in vivo. Uji in vitro menggunakan konsentrasi 0,3%, 0,4%, 0,5%, dan 0,6%, menunjukkan bahwa asap cair tongkol jagung mampu menghambat pertumbuhan Colletotrichum sp. secara nyata, dengan hasil terbaik pada konsentrasi 0,6%. Selanjutnya, uji in vivo pada konsentrasi 15%, 20%, dan 25% menunjukkan bahwa konsentrasi 15% paling efektif dalam menekan intensitas serangan, memperpanjang masa inkubasi, serta memperkecil diameter lesi pada buah cabai merah. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa asap cair tongkol jagung berpotensi sebagai pengendali nabati yang ramah lingkungan terhadap penyakit antraknosa pada cabai merah dalam penyimpanan. Asap cair tongkol jagung efektif menghambat pertumbuhan Colletotrichum sp., penyebab antraknosa pada cabai merah besar. Pengujian menunjukkan efektivitas terbaik pada konsentrasi 0,6% secara in vitro dan 15% secara in vivo.
Kata kunci: asap cair, cabai merah, Colletotrichum sp., tongkol jagung
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Fakultas Pertanian |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 16 Dec 2025 03:58 |
| Last Modified: | 16 Dec 2025 03:58 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/2825 |
