MINAWAROH, PINA (2025) ANALISIS KINERJA RANTAI PASOK KERUPUK SOTONG (Kasus: Agroindustri Kerupuk Sotong X Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis). Other thesis, Universitas siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (185kB)
2 BEBAS PLAGIAT.pdf
Download (377kB)
3 ABSTRAK.pdf
Download (269kB)
4 KATA PENGANTAR.pdf
Download (263kB)
5 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (333kB)
6 DAFTAR ISI.pdf
Download (235kB)
7 DAFTAR TABEL.pdf
Download (220kB)
8 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (220kB)
9 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (157kB)
10 BAB I.pdf
Download (366kB)
11 BAB II.pdf
Download (473kB)
12 BAB III.pdf
Download (374kB)
13 BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (439kB)
14 BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (553kB)
15 BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (279kB)
16 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (233kB)
17 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Berkembangnya jumlah agroindustri makanan dapat memicu persaingan ketat dalam menciptakan produk yang murah, berkualitas dan cepat pada proses operasionalnya sehingga perlu manajemen rantai pasok dalam menjalankan proses bisnis. Penelitian dilakukan di Agroindustri kerupuk Sotong X Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis. Tujuannya untuk mengetahui gambaran umum dan menganalisis kinerja rantai pasok kerupuk sotong. Data primer yang digunakan diambil melalui observasi dan proses wawancara, sementara data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Gambaran rantai pasok kerupuk sotong sudah tergambar dengan baik menggunakan model APO (Asian Productivity Organization), dengan target pasar ke pasar induk, grosir, target pengembangan dengan mendiversifikasi produk. Selain itu hubungan pada setiap anggota rantai pasok dapat terjalin atas dasar kepercayaan dengan sistem transaksi tunai non tunai, kesepakatan secara formal serta adanya dukungan dari pemerintah terhadap akses permodalan, infrastruktur, penerbitan surat PIRT dan penetapan harga bahan baku. Sementara untuk pengukuran kinerja rantai pasok kerupuk sotong menggunakan model SCOR (Supply Chain Operation Reference) rata-rata hasilnya pada semua atribut yaitu reliability, flexibility, responsiveness, cost, dan asset telah mencapai posisi baik kecuali atribut cost pada pedagang besar dan agroindustri X yang masih dalam posisi parity. Dari sisi metrik Pemenuhan pesanan pada Agroindustri X dan pedagang besar juga masih perlu ditingkatkan, karena masih pada posisi parity disebabkan pencatatan yang dilakukan pihak admin belum terpisah antara waktu menerima pesanan dengan pengiriman. Kinerja pengiriman pada semua anggota perlu ditingkatkan karena masih pada posisi advantage. Maka dari itu perlu pencatatan yang akurat dari pihak agroindustri serta perlunya manajemen distribusi yang baik agar dapat terkendali dengan baik.
Kata Kunci: Agroindustri Kerupuk Sotong, Manajemen, Kinerja, Rantai Pasok
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Fakultas Pertanian |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agribisnis |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 15 Dec 2025 08:02 |
| Last Modified: | 15 Dec 2025 08:02 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/2784 |
