NURULLOH, IKHSAN (2025) PENGARUH TAKARAN AMPAS TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (263kB)
2 PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT.pdf
Download (485kB)
3 ABSTRAK.pdf
Download (218kB)
4 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (368kB)
5 KATA PENGANTAR.pdf
Download (189kB)
6 DAFTAR ISI.pdf
Download (201kB)
7 DAFTAR TABEL.pdf
Download (164kB)
8 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (209kB)
9 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (147kB)
10 BAB I.pdf
Download (220kB)
11 BAB II.pdf
Download (268kB)
12 BAB III.pdf
Download (305kB)
13 BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (416kB)
14 BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
15 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (214kB)
16 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura
yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia, baik dalam bentuk segar maupun
olahan. Permintaan yang terus meningkat menuntut produktivitas yang tinggi,
namun saat ini produktivitas cabai rawit masih tergolong rendah. Salah satu
penyebabnya adalah rendahnya kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk
anorganik secara terus-menerus tanpa tambahan bahan organik. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai takaran ampas tahu
terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.).
Ampas tahu merupakan limbah organik kaya nutrisi yang berpotensi digunakan
sebagai pupuk organik alternatif. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan
Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, pada bulan Juli hingga Oktober 2024,
menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tujuh perlakuan takaran
ampas tahu (0, 50, 100, 150, 200, 250, dan 300 g/tanaman) dan empat ulangan.
Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, dan
bobot buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ampas tahu
berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit. Perlakuan terbaik
diperoleh pada takaran 250 g/tanaman yang memberikan hasil terbaik, pada
pertumbuhan vegetatif dan generative cabai rawit. Penelitian ini menunjukkan
bahwa ampas tahu dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk meningkatkan
produktivitas cabai rawit secara berkelanjutan.
Kata kunci: ampas tahu, cabai rawit, hasil tanaman, pertumbuhan tanaman.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Agroteknologi |
| Depositing User: | irma sri katon |
| Date Deposited: | 01 Dec 2025 07:08 |
| Last Modified: | 01 Dec 2025 07:08 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1810 |
