RAHAYU, JAMIR (2025) UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KAKAO (Theobroma Cacao L.) DI DESA CISEMPUR KECAMATAN CIBALONG KABUPATEN TASIKMALAYA. Masters thesis, Universitas Siliwangi.
01 COVER.pdf
Download (18kB)
02 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (94kB)
03 LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (69kB)
04 ABSTRAK.pdf
Download (135kB)
05 DAFTAR ISI.pdf
Download (11kB)
06 BAB 1.pdf
Download (130kB)
07 BAB 2.pdf
Download (168kB)
08 BAB 3.pdf
Download (75kB)
09 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (697kB)
10 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (53kB)
11 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (179kB)
Abstract
Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan komoditas pertanian yang sangat bernilai,
baik di tingkat domestik maupun global. Sebagai bahan baku utama industri
cokelat, permintaan akan kakao terus berkembang, menjadikannya komoditas yang
penting bagi perekonomian Indonesia, terutama bagi daerah penghasil kakao seperti
Desa Cisempur. Meskipun potensi geografis desa ini sangat mendukung untuk
budidaya kakao, faktor-faktor seperti topografi yang berbukit, fluktuasi curah
hujan, dan pengelolaan pertanian yang kurang optimal berkontribusi pada fluktuasi
hasil panen kakao.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor geografis yang
mempengaruhi produktivitas kakao (Theobroma cacao L.) di Desa Cisempur,
Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, serta upaya-upaya yang dapat
dilakukan untuk meningkatkan hasil pertanian kakao. Desa Cisempur, yang terletak
di kawasan tropis dengan curah hujan yang cukup tinggi dan tanah latosol yang
subur, memiliki potensi besar dalam budidaya kakao. Namun, tantangan terkait
pengelolaan sumber daya alam, perubahan iklim, serta manajemen pertanian yang
kurang optimal masih menjadi hambatan bagi peningkatan produktivitas.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan
berbasis analisis geografis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam
dengan petani, penyuluh pertanian, dan pihak terkait lainnya, serta observasi
langsung terhadap kondisi perkebunan kakao di lapangan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa faktor-faktor geografis seperti suhu yang stabil antara 25
30°C, curah hujan tahunan 1.500–2.500 mm, serta tanah latosol yang subur sangat
mendukung pertumbuhan kakao.
Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas kakao mencakup
intensifikasi kebun dengan pemupukan yang sesuai, pengelolaan penaungan yang
tepat, serta perbaikan teknik budidaya lainnya. Selain itu, rehabilitasi kebun melalui
peremajaan tanaman tua dan pembukaan lahan baru untuk memperluas areal
pertanian juga merupakan langkah strategis yang dapat diterapkan. Pengendalian
hama dan penyakit dengan pendekatan Integrated Pest Management (IPM) menjadi
bagian dari strategi untuk meminimalkan kerugian hasil dan meningkatkan kualitas
biji kakao. Selain itu, pengembangan industri pengolahan kakao lokal dan
penguatan kelembagaan petani di desa turut menjadi faktor penting dalam
meningkatkan nilai tambah dan keberlanjutan budidaya kakao.
Kata Kunci : Peningkatan Produktivitas, Kakao, Cisempur, Tasikmalaya
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > S2 Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | irma sri katon |
| Date Deposited: | 28 Nov 2025 08:18 |
| Last Modified: | 28 Nov 2025 08:18 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1760 |
