PUSPITASARI, DINDA (2025) FAKTOR PSIKOSOSIAL YANG MEMPENGARUHI PERILAKU ORANG TUA TERHADAP PRAKTIK PEMBERIAN IMUNISASI CAMPAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIKONENG KABUPATEN CIAMIS. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (65kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN .pdf
Download (212kB)
3. HALAMAN PENGESAHAN .pdf
Download (504kB)
4. HALAMAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (256kB)
5. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Download (115kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (80kB)
7. PERNYATAAN .pdf
Download (236kB)
8. KATA PENGANTAR.pdf
Download (115kB)
9. ABSTRAK INDONESIA DAN INGGRIS.pdf
Download (115kB)
10. BAB I.pdf
Download (199kB)
11. BAB II.pdf
Download (253kB)
12. BAB III.pdf
Download (262kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (221kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (147kB)
15. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (49kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (211kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Pandemi menyebabkan gangguan layanan kesehatan termasuk penurunan cakupan vaksinasi di Indonesia. Pada tahun 2023 cakupan imunisasi Jawa Barat turun menjadi 97,3%. Dalam tiga tahun terakhir, Kabupaten Ciamis menunjukkan dinamika yang serupa. Puskesmas Cikoneng, mencatat penurunan yang lebih drastis terutama pada dosis kedua yang hanya mencapai 31% pada tahun 2024. Penurunan cakupan vaksinasi campak telah menciptakan kesenjangan kekebalan populasi dan meningkatkan risiko penularan (WHO, 2022). Salah satu penyebabnya adalah faktor psikososial yang mempengaruhi perilaku orang tua dalam mengambil keputusan untuk melakukan imunisasi. Berdasarkan Theory Planned Behavior (TPB) perilaku seseorang dalam melakukan suatu tindakan dipengaruhi oleh 3 faktor yaitu sikap, norma subjektif dan persepsi terhadap kontrol perilaku. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah Baduta usia 12-24 bulan dengan jumlah sampel 235 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan praktik pemberian imunisasi campak dengan p-value 0,936 (p>0,05), terdapat hubungan anatara sikap dengan praktik pemberian imunisasi campak dengan p-value 0.000 (p<0,05), terdapat hubungan antara norma subjektif dengan praktik pemberian imunisasi campak dengan p-value 0,000 (p<0,05) dan terdapat hubungan anatara persepsi terhadap kontrol perilaku dengan praktik pemberian imunisasi campak dengan p-value 0.000 (p<0,05). Adapun sarannya yaitu bentuk peer education dan libatkan orang-orang terdekat seperti suami dan keluarga dalam menyampaikan informasi.
Kata Kunci: Theory Planned Behavior (TPB), sikap, norma subjektif, persepsi terhadap kontrol perilaku, pengetahuan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Lelis Marsidah |
| Date Deposited: | 28 Nov 2025 08:19 |
| Last Modified: | 28 Nov 2025 08:19 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1759 |
