DZAHRAINI, DEVINA (2025) HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DAN PERILAKU MEROKOK DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SUKANAGALIH KABUPATEN CIANJUR. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (239kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (244kB)
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (317kB)
4. HALAMAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (333kB)
5. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (238kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (754kB)
7. HALAMAN PERNYATAAN.pdf
Download (233kB)
8. KATA PENGANTAR.pdf
Download (231kB)
9. ABSTRAK INDONESIA DAN INGGRIS.pdf
Download (424kB)
10. BAB I.pdf
Download (558kB)
11. BAB II.pdf
Download (494kB)
12. BAB III.pdf
Download (593kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (503kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (366kB)
15. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (338kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (354kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Pneumonia merupakan penyakit penyebab utama kematian akibat infeksi pada anak-anak secara global. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara lingkungan fisik rumah dan perilaku merokok dengan kejadian pneumonia pada balita. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan studi case control. Kelompok kasus berjumlah 52 responden dan kelompok kontrol berjumlah 104 responden (perbandingan kasus dan kontrol 1:2). Variabel bebas pada penelitian ini adalah kepadatan hunian, luas ventilasi, kelembapan, dan perilaku merokok anggota keluarga sedangkan untuk variabel terikat adalah kejadian pneumonia pada balita. Populasi kasus pada penelitian ini adalah balita usia 12-59 bulan yang menderita pneumonia pada tahun 2024 dan populasi kontrol adalah seluruh balita usia 12-59 bulan yang tidak menderita pneumonia tahun 2024. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar kuesioner, lembar pengukuran, hygrometer, dan roll meter. Hasil uji bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kepadatan hunian (p value 0,001 dengan OR = 3,499), luas ventilasi (p-value 0,004 dengan OR = 2,895), kelembapan (p-value 0,047 dengan OR = 2,120), perilaku merokok anggota keluarga (p-value 0,015 dengan OR = 3,037) dengan kejadian pneumonia pada balita. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara kepadatan hunian, luas ventilasi, kelembapan, dan kebiasaan merokok anggota keluarga dengan kejadian pneumonia pada balita. Saran kepada puskesmas yaitu diperlukannya pemantauan kondisi lingkungan tempat tinggal masyarakat setempat dan melakukan edukasi individu terkait bahaya dan dampak asap rokok terhadap kesehatan.
Kata Kunci: Pneumonia, Lingkungan Fisik Rumah, Perilaku Merokok
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Lelis Marsidah |
| Date Deposited: | 28 Nov 2025 07:32 |
| Last Modified: | 28 Nov 2025 07:32 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1746 |
