NOVIANI, PUTRI AYUTIA (2025) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD KHZ. MUSTHAFA TAHUN 2024. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER '.pdf
Download (102kB)
2. HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (134kB)
3. HALAMAN PENGESAHAN .pdf
Download (57kB)
4. HALAMAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (115kB)
5. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (104kB)
6. HALAMAN PERNYATAAN.pdf
Download (41kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (97kB)
8. DAFTAR ISI .pdf
Download (123kB)
9. ABSTRAK INDONESIA DAN INGGRIS.pdf
Download (142kB)
10. BAB I.pdf
Download (152kB)
11. BAB II.pdf
Download (253kB)
12. BAB III.pdf
Download (168kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
15. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (133kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (148kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (902kB)
Abstract
Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor utama penyebab kematian neonatal yang berdampak pada kesehatan bayi jangka pendek dan panjang. BBLR dipengaruhi oleh berbagai faktor maternal dan kehamilan. RSUD KHZ. Musthafa pada tahun 2024 mencatat tingginya kasus BBLR, yang mendorong dilakukannya penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR di RSUD KHZ. Musthafa tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Data sekunder diambil dari rekam medis elektronik RSUD KHZ. Musthafa periode Januari–Maret 2024. Jumlah sampel sebanyak 246 ibu yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasilnya adalah sebagian besar ibu yang melahirkan bayi dengan BBLR pada penelitian ini memiliki usia kehamilan <37 minggu, paritas 1-4 kali, serta usia ibu <20 tahun dan >35 tahun. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa usia kehamilan (p=0,000), preeklamsia (p=0,120), hipertensi (p=0,013), usia ibu (p=0,014), dan paritas (p=0,596), maka usia ibu, hipertensi, dan usia kehamilan, yang secara statistik terbukti memiliki hubungan yang bermakna terhadap kejadian BBLR. Diperlukan upaya peningkatan pemeriksaan kehamilan serta edukasi kepada ibu hamil untuk menekan angka kejadian BBLR.
Kata Kunci: BBLR, usia, paritas, hipertensi, preeklamsia.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Lelis Marsidah |
| Date Deposited: | 27 Nov 2025 07:02 |
| Last Modified: | 27 Nov 2025 07:02 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1729 |
