Majid, Wahyu Abdul (2025) ANALISIS KUALITAS PENCAHAYAAN TERHADAP HARMONISA (STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT TMC). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. Cover.pdf
Download (73kB)
2. Hal Judul.pdf
Download (73kB)
3. Halaman Pernyataan Orisinalitas.pdf
Download (168kB)
4. Halaman Pengesahan.pdf
Download (391kB)
5. Kata Pengantar.pdf
Download (88kB)
6. Halaman Pernyataan Persetujuan Menyerahkan Hak Milik Atas Tugas Akhir Untuk Kepentingan Akadem.pdf
Download (318kB)
7. Abstrak.pdf
Download (29kB)
8. Abstract.pdf
Download (30kB)
9. Daftar Isi.pdf
Download (63kB)
10. Daftar Gambar.pdf
Download (58kB)
11. Daftar Tabel.pdf
Download (30kB)
12. BAB I Pendahuluan.pdf
Download (107kB)
13. BAB II Landasan Teori.pdf
Download (426kB)
14. BAB III Metodologi Penelitian.pdf
Download (90kB)
15. BAB IV Pembahasan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
16. BAB V Kesimpulan dan Saran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (36kB)
17. Daftar Pustaka.pdf
Download (160kB)
18. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Kualitas pencahayaan di gedung, khususnya rumah sakit, sangat berpengaruh
terhadap kenyamanan pengguna, keselamatan, dan efisiensi kerja. Sistem
pencahayaan modern sering menggunakan lampu LED hemat energi, yang dapat
menghasilkan harmonisa dalam sistem listrik. Studi ini menganalisis hubungan
antara kualitas pencahayaan dan tingkat harmonisa di beberapa ruangan di Rumah
Sakit TMC Tasikmalaya. Pengukuran intensitas cahaya (lux), harmonisa arus
(THDI), dan harmonisa tegangan (THDV) dilakukan di area seperti ruang gawat
darurat, ruang rawat inap, dan poliklinik. Analisis data menggunakan metode
statistik dan korelasi Pearson untuk menilai hubungan antar variabel. Hasil
menunjukkan bahwa beberapa ruangan tidak memenuhi standar pencahayaan SNI
6197:2011. Selain itu, harmonisa arus (THDI) melebihi 35% di beberapa lokasi,
yang berpotensi memengaruhi kinerja dan efisiensi pencahayaan. Koefisien
korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif antara THDI dan lumen (r = 0,94),
lumen dan arus menujukan hubungan positif (r = 0,97), serta THDI dan arus
menunjukkan hubungan positif (r = 0,94), yang mengindikasikan bahwa
peningkatan lumen berkorelasi dengan peningkatan distorsi harmonisa. Studi ini
menyimpulkan bahwa semakin banyak beban LED maka semakin tinggi tingkat
distorsi harmonisa, namun hal ini tidak berdampak buruk pada kualitas
pencahayaan yang disebarkan.
Kata kunci: harmonisa, pencahayaan, korelasi pearson, rumah sakit
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Elektro |
| Depositing User: | irma sri katon |
| Date Deposited: | 27 Nov 2025 06:53 |
| Last Modified: | 27 Nov 2025 06:53 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1727 |
