AZMI, FIKKI KHOIRUL (2025) HUBUNGAN KONSUMSI PROTEIN DARI MAKANAN LAUT DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA USIA 36-59 BULAN DI DESA BATUKARAS TAHUN 2025. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. cover.pdf
Download (19kB)
2. halaman persetujuan.pdf
Download (36kB)
3. halaman pengesahan.pdf
Download (52kB)
4. riwayat hidup.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (19kB)
5. daftar isi.pdf
Download (40kB)
6. pernyataan.pdf
Download (39kB)
7. kata pengantar.pdf
Download (128kB)
8. abstrak.pdf
Download (13kB)
9. bab 1.pdf
Download (150kB)
10. bab 2.pdf
Download (459kB)
11. bab 3.pdf
Download (386kB)
12. bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
13. bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
14. bab 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
15. daftar pustaka.pdf
Download (162kB)
16. lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Konsumsi protein makanan laut merupakan sumber gizi yang baik untuk status gizi, perkembangan otak dan pertumbuhan balita. Tujuan penelitian menganalisis hubungan konsumsi protein makanan laut dengan status gizi pada balita usia 36 59 bulan di Desa Batukaras. Metode menggunakan observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini yaitu 84 balita yang dipilih secara proporsional random sampling. Instrumen menggunakan form food recall, stadiometer dan timbangan digital. Uji statistik menggunakan uji Pearson Correlation dan Spearman Rank. Hasil uji statistik konsumsi protein total rata-rata 134 g, protein hewani rata-rata 84,9 g, protein nabati rata-rata 45,9 g, protein makanan laut rata-rata 49,8 g, protein makanan laut non-laut rata-rata 38,2 g, energi rata-rata 2977,8 kkal, lemak rata-rata 82,3 g, karbohidrat rata-rata 418,9 g. Status gizi indeks BB/U kategori normal 67,9 %, indeks BB/TB kategori gizi baik 58,%, indeks TB/U kategori normal 72,6%, dan indeks IMT/U kategori beresiko gizi lebih 54,8 %. Terdapat hubungan antara konsumsi protein makanan laut, protein nabati dan protein hewani non-laut (p-value <0,05) dengan protein total. Konsumsi protein hewani non-laut, energi, dan karbohidrat (p-value <0,05) dengan status gizi (BB/U, BB/TB dan IMT/U). Tidak terdapat hubungan antara konsumsi protein makanan laut, protein total, protein nabati, protein hewani makanan non-laut, energi, lemak, dan karbohidrat (p-value >0,05) dengan status gizi (BB/U, BB/TB, TB/U dan IMT). Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat hubungan antara konsumsi protein makanan laut dengan status gizi (BB/U, BB/TB, TB/U dan IMT/U) pada balita usia 36-59 bulan di Desa Batukaras. disarankan untuk peneliti selanjutnya lebih fokus kepada keluarga nelayan dan menggunakan metode FFQ serta meilhat faktor pola asuh, frekuensi makan dan sosial ekonomi keluarga.
kata kunci : balita, energi, karbihidrat, lemak, protein, status gizi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi |
| Depositing User: | Lelis Marsidah |
| Date Deposited: | 27 Nov 2025 02:57 |
| Last Modified: | 27 Nov 2025 02:57 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1706 |
