SALSABILA, TYAS (2025) KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN LUMUT DI KAWASAN OBJEK DAYA TARIK WISATA ALAM LEMBAH CILENGKRANG TAMAN NASIONAL GUNUNG CIREMAI SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (151kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (377kB)
3. LEMBAR PERTAHANAN SKRIPSI.pdf
Download (147kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ILMIAH.pdf
Download (311kB)
5. ABSTRAK.pdf
Download (268kB)
6. ABSTRACT.pdf
Download (270kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (173kB)
8. UCAPAN TERIMAKASIH.pdf
Download (249kB)
9. DAFTAR ISI.pdf
Download (244kB)
10. DAFTAR TABEL.pdf
Download (164kB)
11. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (240kB)
12. DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (225kB)
13. BAB 1.pdf
Download (292kB)
14. BAB 2.pdf
Download (1MB)
15. BAB 3.pdf
Download (853kB)
16. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
17. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (266kB)
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (260kB)
19. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
20. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (193kB)
Abstract
Tumbuhan lumut merupakan komponen penting dari ekosistem yang
mendukung keseimbangan alam. Objek Daya Tarik Wisata Alam Lembah
Cilengkrang yang merupakan kawasan dari Taman Nasional Gunung Ciremai
adalah kawasan wisata alam yang menyajikan keindahan sumber daya alam berupa
panorama lembah, aliran sungai jernih, pepohonan pinus, air terjun, dan pemandian
air panas alami. Selain itu, kawasan tersebut memiliki keanekaragaman flora yang
tinggi. Salah satunya tumbuhan yang ada di tempat tersebut adalah tumbuhan lumut.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman lumut serta
pemanfaatannya sebagai salah satu sumber belajar biologi. Penelitian ini
dilaksanakan pada bulan April 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah
kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk menyajikan data angka yang dapat
dianalisis secara statistik lalu dijelaskan sesuai dengan kondisi atau fenomena yang
diamati. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling menggunakan plot
berukuran 1x1 dengan ukuran subplot 20 x 20 cm berdasarkan penentuan pada
ketinggian 3 stasiun yang berbeda yaitu stasiun 1 (850 – 920 mdpl), stasiun 2 (920 – 990 mdpl), dan stasiun 3 (990 – 1050 mdpl). Teknik analisis data yang digunakan
adalah indeks keanekaragaman Shannon-Weiner, indeks kemerataan, indeks
dominansi, dan indeks nilai penting. Tumbuhan lumut pada stasiun 1 ditemukan 8
jenis lumut dari 8 famili, stasiun 2 ditemukan 6 jenis lumut dari 6 famili, dan stasiun
3 ditemukan 8 jenis lumut dari 7 famili. Dengan demikian, lumut yang didapatkan
di ODTWA Lembah Cilengkrang ditemukan 15 spesies dari 13 famili yang berbeda
dengan 3 spesies yang sama ditemukan di setiap stasiunnya. Indeks
keanekaragaman yang didapatkan secara keseluruhan sebesar 1.43 yang tergolong
kategori sedang, indeks kemerataan yang diperoleh adalah 0.73 yang tergolong ke
dalam kaategori stabil, indeks dominansi berada pada nilai 0.30 tergolong ke dalam
kategori rendah, dan indeks nilai penting tertinggi oleh spesies Pseudanomodon
attenuates dengan persentase 29%. Lumut yang ditemukan di ketiga stasiun yaitu
Conocephalum conicum. Hasil penelitian dijadikan sebagai video pembelajaran
yang berisi identifikasi lumut yang ditemukan, habitat, alat dan bahan yang
digunakan, serta kegiatan penelitian yang dilakukan.
Kata Kunci: Lumut; Keanekaragaman; Lembah Cilengkrang; Gunung
Ciremai.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi |
| Depositing User: | irma sri katon |
| Date Deposited: | 21 Nov 2025 06:44 |
| Last Modified: | 21 Nov 2025 06:44 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1523 |
