MODEL SIMULASI HUJAN – DEBIT DAERAH ALIRAN SUNGAI CIWULAN DENGAN METODE SCS-CN MENGGUNAKAN HEC-HMS

FATHUDIN, IRFAN (2025) MODEL SIMULASI HUJAN – DEBIT DAERAH ALIRAN SUNGAI CIWULAN DENGAN METODE SCS-CN MENGGUNAKAN HEC-HMS. Other thesis, Universitas Siliwangi.

[thumbnail of 1. cover.pdf] Text
1. cover.pdf

Download (90kB)
[thumbnail of 2. Lembar Pengesahan.pdf] Text
2. Lembar Pengesahan.pdf

Download (716kB)
[thumbnail of 3.Lembar Pernyataan Keaslian.pdf] Text
3.Lembar Pernyataan Keaslian.pdf

Download (507kB)
[thumbnail of 4. abstrak.pdf] Text
4. abstrak.pdf

Download (236kB)
[thumbnail of 5. kata pengantar.pdf] Text
5. kata pengantar.pdf

Download (123kB)
[thumbnail of 6. daftar isi.pdf] Text
6. daftar isi.pdf

Download (289kB)
[thumbnail of 7. bab 1.pdf] Text
7. bab 1.pdf

Download (202kB)
[thumbnail of 8. bab 2.pdf] Text
8. bab 2.pdf

Download (857kB)
[thumbnail of 9. bab 3.pdf] Text
9. bab 3.pdf

Download (705kB)
[thumbnail of 10. bab 4.pdf] Text
10. bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of 11. bab 5.pdf] Text
11. bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (182kB)
[thumbnail of 12. daftar pustaka.pdf] Text
12. daftar pustaka.pdf

Download (187kB)
[thumbnail of 13. lampiran.pdf] Text
13. lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Berkurangnya daerah resapan air membuat limpasan menjadi tinggi. Limpasan yang tinggi mempengaruhi besarnya debit suatu sungai. Kondisi tersebut terjadi di sekitar DAS Ciwulan. DAS Ciwulan merupakan DAS yang masuk ke wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis, membandingkan, serta melakukan optimasi model simulasi hujan – debit di DAS Ciwulan menggunakan HEC-HMS sebagai upaya untuk memonitor debit sungai. Metode yang digunakan adalah SCS-CN dengan aplikasi HEC-HMS sebagai tools yang digunakan untuk merealisasikannya. Dalam HEC-HMS tersedia fitur optimasi nilai parameter agar model mendekati data terukur yang dinilai berdasarkan validasi nilai NSE, RMSE, dan Bias. Berdasarkan hasil analisis DAS Ciwulan terbagi menjadi 8 sub basin, 7 reach, dan 1 sink dengan debit puncak sebesar 144,3 m3/det terjadi pada 14 Februari 2019, 63,6 m3/det terjadi pada 2 Juni 2021, dan 69,5 m3/det terjadi pada 16 Juli 2022. Hasil perbandingan model tahun 2019 diperoleh validasi nilai NSE -0,142, nilai RMSE 24,375, dan nilai Bias 63,021, tahun 2021 diperoleh nilai NSE 0,125, nilai RMSE 15,875, dan nilai Bias 14,459, tahun 2022 diperoleh nilai NSE -0,069, nilai RMSE 16,486, dan nilai Bias 43,270. Dari hasil tersebut diperoleh model tidak mendekati kriteria validasi, maka dilakukan optimasi terhadap nilai parameter CN dan Ia. Setelah dilakukan optimasi diperoleh hasil validasi model tahun 2019 dengan nilai NSE 0,423, nilai RMSE 17,309, dan nilai Bias -5,939, tahun 2021 dengan nilai NSE 0,202, nilai RMSE 15,162, dan nilai Bias 0,200, dan tahun 2022 dengan nilai NSE 0,179, nilai RMSE 14,436, dan nilai Bias 5,229. Hasil ini menunjukkan setelah optimasi nilai parameter, validasi model mengalami peningkatan, sehingga model semakin mendekati data terukur.

Kata Kunci: Daerah Aliran Sungai (DAS), Model Hujan – Debit, SCS-CN, HEC-HMS

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Lelis Marsidah
Date Deposited: 21 Nov 2025 06:15
Last Modified: 21 Nov 2025 06:15
URI: https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1516

Actions (login required)

View Item
View Item