KONSEP ZERO RUN OFF SYSTEM (ZROS) DALAM PENANGGULANGAN BANJIR DENGAN KOLAM DETENSI (Studi Kasus : Kecamatan Tawang dan Cihideung)

Pratama, Niva Berliana (2025) KONSEP ZERO RUN OFF SYSTEM (ZROS) DALAM PENANGGULANGAN BANJIR DENGAN KOLAM DETENSI (Studi Kasus : Kecamatan Tawang dan Cihideung). Other thesis, Universitas Siliwangi.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (125kB)
[thumbnail of 2. LEMBAR PENGESAHAN NIVA.pdf] Text
2. LEMBAR PENGESAHAN NIVA.pdf

Download (523kB)
[thumbnail of 3. LEMBAR KEASLIAN.pdf] Text
3. LEMBAR KEASLIAN.pdf

Download (267kB)
[thumbnail of 4. Abstrak.pdf] Text
4. Abstrak.pdf

Download (171kB)
[thumbnail of 5. Kata Pengantar, Daftar isi, Daftar Tabel, Daftar Gambar, Daftar Lampiran.pdf] Text
5. Kata Pengantar, Daftar isi, Daftar Tabel, Daftar Gambar, Daftar Lampiran.pdf

Download (393kB)
[thumbnail of 6. BAB I.pdf] Text
6. BAB I.pdf

Download (301kB)
[thumbnail of 7. BAB II.pdf] Text
7. BAB II.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 8. BAB III.pdf] Text
8. BAB III.pdf

Download (655kB)
[thumbnail of 9. BAB IV.pdf] Text
9. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of 10. BAB V.pdf] Text
10. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (192kB)
[thumbnail of 11. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (187kB)
[thumbnail of 12. LAMPIRAN.pdf] Text
12. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Banjir sering terjadi di Kawasan Kecamatan Tawang dan Cihideung pada Kota Tasikmalaya, genangan seringkali terjadi saat hujan turun dengan intensitas yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa sistem jaringan drainase di Kawasan tersebut belum efektif. Kondisi saluran dan Sedimentasi yang menumpuk juga mengakibatkan kapasitas pada saluran tidak optimum. Oleh karena itu, dibutuhkan evaluasi sistem drainase pada kawasan tersebut. Pengukuran debit dan limpasan dilakukan menggunakan software Environtment Protecton Agency Strom Water Management Model (EPA SWMM 5.2) yang selanjutnya menyusun prioritas dan strategi untuk pengelolaan air hujan. Sebagai solusi, penerapan kolam detensi sebesar 10% dari luas Daerah Tangkapan Air (DTA) hasil penelitian menunjukkan bahwa kolam detensi dapat menurunkan debit puncak dari 22.66 m³/detik menjadi 8.9 m³/detik dan mengurangi jumlah saluran yang mengalami limpasan dari 17 menjadi 10 saluran. Hal ini menunjukkan bahwa kolam detensi merupakan alternatif efektif berbasis infrastruktur hijau dalam pengendalian banjir di kawasan perkotaan.

Kata Kunci : Drainase Perkotaan, Kolam Detensi, Banjir, Debit Limpasan, Infrastruktur Hijau

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Lelis Marsidah
Date Deposited: 21 Nov 2025 02:44
Last Modified: 21 Nov 2025 02:44
URI: https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1489

Actions (login required)

View Item
View Item