SISTEM REKOMENDASI DETEKSI PENYAKIT KUNING PADA BAYI MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK BERBASIS CITRA KULIT

Fauzi, Adrian Maulana (2025) SISTEM REKOMENDASI DETEKSI PENYAKIT KUNING PADA BAYI MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK BERBASIS CITRA KULIT. Other thesis, Universitas Siliwangi.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (28kB)
[thumbnail of 2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf] Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (166kB)
[thumbnail of 3. LEMBAR KEASLIAN.pdf] Text
3. LEMBAR KEASLIAN.pdf

Download (577kB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK.pdf] Text
4. ABSTRAK.pdf

Download (14kB)
[thumbnail of 5. MOTO DAN PERSEMBAHAN.pdf] Text
5. MOTO DAN PERSEMBAHAN.pdf

Download (47kB)
[thumbnail of 6. KATA PENGANTAR.pdf] Text
6. KATA PENGANTAR.pdf

Download (68kB)
[thumbnail of 7. DAFTAR ISI.pdf] Text
7. DAFTAR ISI.pdf

Download (56kB)
[thumbnail of 8. BAB I.pdf] Text
8. BAB I.pdf

Download (63kB)
[thumbnail of 9. BAB II.pdf] Text
9. BAB II.pdf

Download (553kB)
[thumbnail of 10. BAB III.pdf] Text
10. BAB III.pdf

Download (396kB)
[thumbnail of 11. BAB IV.pdf] Text
11. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (997kB)
[thumbnail of 12. BAB V.pdf] Text
12. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9kB)
[thumbnail of 13. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (149kB)
[thumbnail of 14. LAMPIRAN.pdf] Text
14. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penyakit kuning pada bayi akibat hiperbilirubinemia berpotensi menyebabkan kernikterus, sehingga deteksi dini secara tepat waktu sangat dibutuhkan. Metode invasif seperti pengambilan sampel darah langsung dapat membuat stres pada bayi, sementara metode non-invasif saat ini memiliki keterbatasan aksesibilitas. Penelitian ini mengembangkan sistem rekomendasi deteksi penyakit kuning non-invasif berbasis analisis citra kulit bayi menggunakan pendekatan deep learning. Sebuah arsitektur Convolutional Neural Network (CNN) DeepLabv3+ diimplementasikan untuk segmentasi simultan area kulit relevan, dan EfficientNetb3 untuk klasifikasi tingkat keparahan berdasarkan Metode Kramer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN segmentasi mencapai recall rata rata sebesar 84%, dan akurasi 80,4%. Kemudian, recall klasifikasi rata-rata sebesar 90,5%, dan akurasi 88,7%. Sistem ini tidak hanya mampu mendeteksi penyakit kuning secara non-invasif tetapi juga memberikan rekomendasi penanganan sesuai dengan tingkat keparahan yang terklasifikasi. Penelitian ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut melalui integrasi ke perangkat mobile, perluasan dataset dengan variasi jenis kulit yang lebih beragam, serta eksplorasi algoritma lainnya untuk meningkatkan kinerja dan akurasi sistem deteksi.

Kata Kunci: Sistem Rekomendasi, Penyakit Kuning, Bayi, Convolutional Neural Network, Metode Kramer.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Informatika
Depositing User: Lelis Marsidah
Date Deposited: 20 Nov 2025 07:51
Last Modified: 20 Nov 2025 07:51
URI: https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1483

Actions (login required)

View Item
View Item