Guntara, Ivan (2025) PERANCANGAN PEMASANGAN EXPRESS FEEDER UNTUK PERBAIKAN PROFIL TEGANGAN PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (174kB)
2. HALAMAN PERNYATAAN ORISINILITAS.pdf
Download (268kB)
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (509kB)
4. HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN.pdf
Download (551kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (187kB)
6. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (225kB)
7. DAFTAR-DAFTAR.pdf
Download (357kB)
8. BAB 1.pdf
Download (268kB)
9. BAB 2.pdf
Download (652kB)
10. BAB 3.pdf
Download (477kB)
11. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
12. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (229kB)
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (194kB)
14. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Dalam sistem distribusi tenaga listrik, kestabilan tegangan menjadi salah satu aspek penting untuk menjaga kualitas pelayanan kepada konsumen. Salah satu permasalahan yang sering muncul adalah jatuh tegangan yang melebihi batas toleransi, disebabkan oleh panjang saluran dan fluktuasi beban. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki profil tegangan melalui perancangan pemasangan express feeder pada Penyulang Ciledug (CLDG) di Kota Tasikmalaya, yang berfungsi sebagai penyulang cadangan dan suplai alternatif saat terjadi gangguan. Metode penelitian ini menggunakan optimasi penempatan express feeder berbasis Algoritma Genetika (AG) dengan bantuan perangkat lunak MATLAB R2021a. Analisis aliran daya dilakukan dengan menggunakan metode Backward Forward Sweep (BFS) dan divalidasi menggunakan perangkat lunak ETAP 19.0.1. Penentuan lokasi optimal penyambungan mempertimbangkan panjang saluran, impedansi, dan pola pembebanan. Berdasarkan hasil simulasi sebelum dan setelah pemasangan express feeder terlihat adanya perubahan yang cukup signifikan, dimana seluruh bus pada jaringan distribusi mengalami peningkatan nilai tegangan. Tegangan terendah terjadi pada Bus 55, yang awalnya sebesar 18,180 kV (ETAP) dan 18,180 kV (Program MATLAB), meningkat menjadi 18,808 kV (ETAP) dan 18,808 kV(Program MATLAB) setelah dilakukan optimasi dan pemasangan. Hal ini membuktikan bahwa pesmasangan express feeder mampu memperbaiki profil tegangan jaringan distribusi 20 kV. Namun demikian, meskipun terjadi peningkatan tegangan di semua bus, masih terdapat beberapa bus yang nilainya belum mencapai batas minimal standar tegangan pelayanan sebesar 95% dari tegangan nominal, yaitu 19 kV, sesuai SPLN 72:1987 tentang batas maksimum drop tegangan sebesar 5%. Hal ini dapat disebabkan oleh panjang saluran dan distribusi beban yang tidak merata pada beberapa titik. Oleh karena itu, diperlukan strategi tambahan seperti penataan ulang beban dan kombinasi optimasi jaringan lanjutan untuk memastikan seluruh bus memenuhi standar tegangan pelayanan yang ditetapkan.
Kata Kunci : Express Feeder, Algoritma Genetika, Profil Tegangan, Backward Forward Sweep
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Elektro |
| Depositing User: | Lelis Marsidah |
| Date Deposited: | 20 Nov 2025 04:12 |
| Last Modified: | 20 Nov 2025 04:12 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1467 |
