Nurdiandini, Nurdiandini (2024) HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS PANGLAYUNGAN KOTA TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (21kB)
2, HALAMAN PERSETUJUAN.pdf
Download (304kB)
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf
Download (351kB)
4. DAFTAR RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
5. HALAMAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (320kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (378kB)
7. PERNYATAAN.pdf
Download (294kB)
8. KATA PENGANTAR.pdf
Download (344kB)
9. ASBTRAK INDONESIA DAN INGGRIS.pdf
Download (227kB)
10. BAB I.pdf
Download (362kB)
11. BAB II.pdf
Download (663kB)
12. BAB III.pdf
Download (575kB)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (448kB)
14. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (391kB)
15. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (463kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Kota Tasikmalaya termasuk ke dalam kota endemis penularan Demam Berdarah
Dengue (DBD) di Jawa Barat. Demam Berdarah diakibatkan oleh gigitan vektor
nyamuk betina Aedes aegypti dan albopictus. Tujuan penelitian adalah
menganalisis Hubungan Sanitasi Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian
Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas
Panglayungan Kota Tasikmalaya. Jenis penelitian bersifat analitik observasional
dengan pendekatan case control. Sampel penelitian sebanyak 56 responden kasus
dan 112 responden kontrol. Pengambilan sampel untuk setaip kasus ditentukan
dengan total sampling sedangkan purposive sampling digunakan untuk kontrol.
Data dikumpulkan dengan menggunakan angket kuesioner dan formulir observasi.
Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Berdasarkan hasil analisis bivariat
variabel frekuensi membuang sampah 2 hari sekali (p = 0,034 OR = 3,857),
frekuensi menguras bak penampungan air minimal 1 kali seminggu (p = 0,002 OR
= 3,016), penggunaan kawat kasa pada ventilasi rumah berhubungan terhadap
kejadian DBD (p = 0,014 OR = 2,415), kondisi bak penampungan air selalu dalam
keadaan bersih (p = 0,008 OR = 2,309), dan kebiasaan menggantungkan pakaian (p
= 0,001 OR = 0,229). Berdasarkan hasil penelitian disarankan masyarakat
membuang sampah secara teratur, senantiasa melakukan kegiatan 3 M Plus,
memasang kawat kasa pada ventilasi rumah serta tidak menggantungkan pakaian
yang sudah dipakai dalam jangka waktu yang lama.
Kata Kunci : Santiasi, DBD, Lingkungan
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Lelis Marsidah |
| Date Deposited: | 27 Oct 2025 01:51 |
| Last Modified: | 27 Oct 2025 01:51 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/134 |
