DINAMIKA CANCEL CULTURE DALAM SOSIAL MEDIA (Studi Komparatif Model Gabriel A. Almond Antara Indonesia dan Korea Selatan)

Naima, Najwa Jannatun (2025) DINAMIKA CANCEL CULTURE DALAM SOSIAL MEDIA (Studi Komparatif Model Gabriel A. Almond Antara Indonesia dan Korea Selatan). Other thesis, Universitas Siliwangi.

[thumbnail of 1 COVER.pdf] Text
1 COVER.pdf

Download (128kB)
[thumbnail of 2 LEMBAR PENYATAAN.pdf] Text
2 LEMBAR PENYATAAN.pdf

Download (236kB)
[thumbnail of 3 LEMBAR PENGESAHAN.pdf] Text
3 LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (379kB)
[thumbnail of 4 ABSTRAK.pdf] Text
4 ABSTRAK.pdf

Download (242kB)
[thumbnail of 5 KATA PENGANTAR.pdf] Text
5 KATA PENGANTAR.pdf

Download (337kB)
[thumbnail of 6 DAFTAR ISI TABEL GAMBAR.pdf] Text
6 DAFTAR ISI TABEL GAMBAR.pdf

Download (351kB)
[thumbnail of 7 BAB 1.pdf] Text
7 BAB 1.pdf

Download (399kB)
[thumbnail of 8 BAB 2.pdf] Text
8 BAB 2.pdf

Download (626kB)
[thumbnail of 9 BAB 3.pdf] Text
9 BAB 3.pdf

Download (382kB)
[thumbnail of 10 BAB 4.pdf] Text
10 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of 11 BAB 5.pdf] Text
11 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (243kB)
[thumbnail of 12 DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
12 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (374kB)
[thumbnail of 13 LAMPIRAN.pdf] Text
13 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Fenomena Cancel culture pada media sosial telah menjadi dinamika global
yang mengubah cara masyarakat menuntut akuntabilitas sosial, termasuk di
Indonesia dan Korea Selatan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan
mencolok dalam penerapan Cancel culture di kedua negara tersebut. Di Korea
Selatan, Cancel culture dipraktikkan dengan sangat keras, terutama terhadap publik
figur yang melanggar norma sosial atau moral, sejalan dengan budaya yang
menghargai reputasi dan sistem hukum yang responsif. Sebaliknya, di Indonesia,
budaya yang permisif, tingkat literasi digital yang beragam, dan penegakan hukum
yang lemah membuat praktik Cancel culture kurang efektif dan tidak konsisten
dalam memberikan sanksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan studi komparatif yang didasarkan pada teori akuntabilitas sosial
Lisa Nakamura dan model Gabriel A. Almond untuk menganalisis pola
komunikasi, narasi sosial, dan peran media sosial dalam membentuk opini publik
tentang Cancel culture. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Korea Selatan,
Cancel culture digunakan sebagai mekanisme sosial yang kuat dan efektif, berakar
pada budaya kolektif dan kontrol sosial yang kuat. Sebaliknya, di Indonesia,
meskipun Cancel culture mengalami pertumbuhan yang signifikan,
implementasinya cenderung tidak konsisten dan sering dipolitisasi, sehingga
berdampak lemah pada tokoh-tokoh yang melanggar norma. Dengan demikian,
penelitian ini menegaskan bahwa dinamika Cancel culture sebagian besar
dipengaruhi oleh struktur sosial, budaya politik, dan kekuatan media sebagai alat
untuk membentuk opini publik dan kontrol sosial. Penelitian diharapkan ini dapat
menjadi dasar untuk mempertimbangkan pemahaman kritis tentang perkembangan
Cancel culture dan implikasinya dalam membentuk karakter masyarakat dan
lembaga politik di era digital.
Kata Kunci: Cancel culture, Sosial Media, Perbandingan Politik, Korea Selatan dan
Indonesia

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Depositing User: irma sri katon
Date Deposited: 17 Nov 2025 03:16
Last Modified: 17 Nov 2025 03:16
URI: https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1282

Actions (login required)

View Item
View Item