Utami, Nida Septiana (2025) PENDIDIKAN POLITIK BAWASLU: IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN PENGAWAS PARTISIPATIF (P2P) DI KOTA TASIKMALAYA PADA PILKADA 2024. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (201kB)
2. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (160kB)
3. PENGESAHAN.pdf
Download (142kB)
4. KATA PENGANTAR.pdf
Download (170kB)
5. DAFTAR ISI.pdf
Download (223kB)
6. DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (161kB)
7. DAFTAR TABEL.pdf
Download (158kB)
8. ASBTRAK.pdf
Download (164kB)
9. BAB I.pdf
Download (314kB)
10. BAB II.pdf
Download (429kB)
11. BAB III.pdf
Download (183kB)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (974kB)
13. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (174kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (393kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masih maraknya temuan maupun
laporan terkait pelanggaran Pemilu. Salah satunya terjadi pada Pemilu 2024 di
Kota Tasikmalaya, dengan dua diantaranya termasuk ke dalam pelanggaran
kode etik dan pelanggaran netralitas ASN. Maka dari itu diperlukan partisipasi
dari berbagai elemen dalam memaksimalkan kualitas penyelenggaraan Pilkada
tahun 2024 tersebut melalui program P2P.
Penelitian ini bertujuan menganalisis program Pendidikan Pengawas
Partisipatif (P2P) yang diselenggarakan Bawaslu Kota Tasikmalaya menjelang
Pilkada 2024. Program ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat
dalam pengawasan Pilkada, dengan melibatkan berbagai kalangan seperti
mahasiswa dan organisasi masyarakat. Selama pelatihan intensif tiga hari,
peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan pengawasan. Penelitian ini
menggunakan teori sosialisasi politik dan partisipasi politik, dengan pendekatan
kualitatif melalui wawancara dan studi dokumentasi. Data diperoleh dari
Bawaslu Provinsi dan Kota Tasikmalaya, alumni P2P, partai politik, serta
masyarakat Kota Tasikmalaya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Pendidikan Pengawas
Partisipatif (P2P) oleh Bawaslu Kota Tasikmalaya telah meningkatkan
pemahaman peserta mengenai pengawasan pemilu, namun pelaksanaannya
belum sepenuhnya efektif. Secara umum, peserta memahami materi dan
menunjukkan kesadaran politik yang lebih baik, tetapi keterlibatan aktif dalam
pengawasan dan pelaporan pelanggaran masih rendah. Dimana Kendala utama
terletak pada kurangnya tindak lanjut pasca-pelatihan, sehingga dampak
program belum berkelanjutan.
Kata kunci: Pendidikan Politik dan Bawaslu
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik |
| Depositing User: | irma sri katon |
| Date Deposited: | 14 Nov 2025 07:36 |
| Last Modified: | 14 Nov 2025 07:36 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1266 |
