Mustika, Dede Sova (2025) NETRALITAS ASN DALAM PEMILU 2024 (Studi Kasus Penanganan Pelanggaran Pemilu Oleh Bawaslu Terhadap Oknum ASN SDN 3 Gobras Tasikmalaya). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (61kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (647kB)
3. PERNYATAAN.pdf
Download (546kB)
4. ABSTRAK.pdf
Download (214kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (190kB)
6. DAFTAR ISI.pdf
Download (123kB)
7. BAB 1.pdf
Download (233kB)
8. BAB 2.pdf
Download (350kB)
9. BAB 3.pdf
Download (173kB)
10. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (398kB)
11. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (150kB)
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (184kB)
13. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
Abstract
Pemilu yang diadakan di Indonesia pada tahun 2024 telah menjadi momen
penting dalam sejarah demokrasi negara tersebut. Sebagai lembaga pengawas,
Bawaslu bertanggung jawab untuk menjamin integritas, keadilan, dan transparansi
proses pemilihan umum. Bawaslu Kota Tasikmalaya menerima informasi awal
tentang dugaan pelanggaran Netralitas dari ASN terkait video yang bernyanyi
mendukung salah satu pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. Penelitian ini
termasuk dalam jenis penelitian kualitatif, jadi data deskriptif dibuat dalam bentuk
kata-kata. Anggota Bawaslu Kota Tasikmalaya dan Dinas Pendidikan Kota
Tasikmalaya adalah subjek penelitian ini. Penelitian ini menggunakan Teori
Netralitas dari Amin sebagai pisau analisis. Penulis menggunakan metode
purposive sampling untuk memilih sampel data. Dua jenis pengumpulan data, yaitu
primer dan sekunder, digunakan untuk pengumpulan datanya sendiri. Triangulasi
sumber digunakan untuk menguji kredibilitas data yang dikumpulkan dengan
membandingkannya dengan berbagai sumber yang terkait dengan masalah
penelitian. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber untuk mendapatkan data
dari sumber yang terkait, seperti anggota Bawaslu Kota Tasikmalaya dan Dinas
Pendidikan Kota Tasikmalaya. Penelitian ini melakukannya di Kantor Badan
Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) di Kota Tasikmalaya dan di Kantor Dinas
Pendidikan Kota Tasikmalaya. Hasil dari penelitian ini, Oknum ASN Guru dari
SDN 3 Gobras mendapatkan hukuman disiplin sidang yang berisikan bahwa oknum
tersebut tidak akan bisa naik pangkat dalam satu tahun. Dalam hal ini, peneliti
membahas mengenai latar belakang dari pengambilan hukuman dari oknum terkait,
diantaranya; tidak membawa nama intansi dan tidak menggunakan jabatannya
sebagai guru untuk memaksa audens untuk memilih paslon terkait.
Kata Kunci: Netralitas, Aparatul Sipil Negara, Bawaslu, Pemilu
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik |
| Depositing User: | irma sri katon |
| Date Deposited: | 14 Nov 2025 03:03 |
| Last Modified: | 14 Nov 2025 03:03 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/1246 |
