POLITIK IDENTITAS PAGUYUBAN GALUH SADULUR DI KABUPATEN CIAMIS

SIDQ, ASHRIL (2021) POLITIK IDENTITAS PAGUYUBAN GALUH SADULUR DI KABUPATEN CIAMIS. Sarjana thesis, Universitas Siliwangi.

[img] Text
a. COVER.pdf

Download (214kB)
[img] Text
d. ABSTRAK.pdf

Download (381kB)
[img] Text
b. LEMBAR PENGESAHAN, LEMBAR PERNYATAAN.pdf

Download (204kB)
[img] Text
c. KATA PENGANTAR, DAFTAR ISI.pdf

Download (399kB)
[img] Text
e. BAB I.pdf

Download (435kB)
[img] Text
f. BAB II.pdf

Download (407kB)
[img] Text
g. BAB III.pdf

Download (347kB)
[img] Text
h. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
i. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (346kB)
[img] Text
j. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (187kB)

Abstract

ABSTRAK Kabupaten Ciamis merupakan salah satu daerah yang mempunyai ciri khas kebudayaan yang melekat hingga saat ini. Identitas daerah tersebut berasal dari sebuah kerajaan. Dulunya Kabupaten Ciamis merupakan kerajaan yang bernama Kerajaan Galuh. Kata “Galuh” berasal dari bahasa sanskerta, yang berarti batu permata, kerajaan galuh berarti kerajaan batu permata yang indah gemerlapan. Peninggalan sejarah tersebut meninggalkan identitas politik yang hingga saat ini masih ada. Panjangnya sejarah Kerajaan Galuh dahulu merupakan inisiasi dari lahirnya sebuah paguyuban yang saat ini berjuang mempertahankan identitasnya. Paguyuban Galuh Sadulur merupakan wadah dari 200 kabuyutan dan kasepuhan se-Kabupaten Ciamis. Paguyuban Galuh Sadulur dibentuk demi bisa tetap eksis dan bertahan seiring dengan zaman yang semakin modern dan juga berupaya untuk menanamkan kembali nilai-nilai kegaluhan di Kabupaten Ciamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui politik identitas “Paguyuban Galuh Sadulur” dalam rangka menerapkan nilai-nilai kegaluhan di Kabupaten Ciamis dan memahami nilai-nilai kegaluhan yang dirterapkan oleh Paguyuban Galuh Sadulur kepada masyarakat Kabupaten Ciamis. Teori yang digunakan untuk mengkajinya adalah konsep politik identitas. Metode yang digunakan dalam usulan penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus, mulai dari menetapkan informan, mengajukan pertanyaan, mewawancarai informan, melakukan analisis wawancara, dokumentasi dan observasi lapangan. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Milles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah politik identitas Paguyuban Galuh Sadulur yang berperan terhadap pengembangan daerah di Kabupaten Ciamis. Nilai-nilai Kegaluhan diterapkan melalui beberapa cara yakni pendekatan secara akademis, pendekatatan kepemudaan dan pendekatan keanggotaan. Nilai-nilai kegaluhan dapat diterapkan pada masyarakat Ciamis dan menghasilkan sebuah pola hubungan antara Paguyuban Galuh Sadulur, masyarakat dan pemerintah. Nilai-nilai kegaluhan tersebut ialah terkandung dalam Tri Tangtu yang terdiri dari Rama, Ratu, dan Resi. Kata kunci: Politik Identitas, Paguyuban Galuh Sadulur, Komunitas.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Depositing User: Dedi Natawijaya .
Date Deposited: 04 Jul 2022 04:41
Last Modified: 04 Jul 2022 04:41
URI: http://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/6211

Actions (login required)

View Item View Item