Ramadhani, Nuzula (2026) ADAPTIVE BOTTLENECK AUTOENCODER DENGAN MEKANISME GATING UNTUK SEGMENTASI ANOMALI CITRA INDUSTRI. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (249kB)
2 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (472kB)
3 LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (527kB)
4 LEMBAR PENYATAAN.pdf
Download (294kB)
5 ABSTRAK.pdf
Download (211kB)
6 MOTTO DAN PERSEMBAHAN.pdf
Download (110kB)
7 KATA PENGANTAR.pdf
Download (260kB)
8 DAFTAR ISI.pdf
Download (307kB)
9 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (246kB)
10 DAFTAR TABEL.pdf
Download (241kB)
11 DAFTAR PERSAMAAN.pdf
Download (241kB)
12 BAB 1.pdf
Download (274kB)
13 BAB 2.pdf
Download (724kB)
14 BAB 3.pdf
Download (712kB)
15 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
16 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (199kB)
17 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (201kB)
18 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Sistem inspeksi visual otomatis menjadi komponen vital, namun dihadapkan pada tantangan kelangkaan data cacat. Pendekatan unsupervised anomaly detection menggunakan Convolutional Autoencoder sering diandalkan, tetapi model dengan ukuran Bottleneck statis memiliki kelemahan fundamental berupa generalisasi berlebih yang menyebabkan kegagalan dalam mendeteksi cacat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasikan, dan memvalidasi model Adaptive Bottleneck Autoencoder yang dilengkapi mekanisme Gating sebagai solusi deteksi cacat permukaan yang efisien secara komputasi tanpa perlu menyesuaikan dimensi ruang laten secara manual. Metodologi yang digunakan adalah desain eksperimental-kuantitatif pada dataset publik MVTec AD, khususnya kategori Grid dan Zipper, menggunakan arsitektur Autoencoder yang dimodifikasi dengan Sparsity Gating Network beraktivasi Sigmoid tunggal dan dilatih menggunakan fungsi kerugian gabungan dari DSSIM serta L1-Norm (Sparsity Loss). Hasil pengujian menunjukkan model mampu menekan representasi anomali secara dinamis, mencapai performa evaluasi tingkat piksel (Mean AUROC) sebesar 0.8632 untuk dataset Grid dan 0.7457 untuk Zipper, serta berhasil melokalisasi anomali dengan presisi secara kualitatif pada visualisasi error Map. Komputasi penapisan fitur terbukti efisien karena berjalan dalam waktu yang konstan dengan arsitektur ringan dengan hanya 2.939.641 parameter dan ukuran berkas 11,21 MB. Integrasi mekanisme Gating pada Autoencoder berhasil mengatasi generalisasi berlebih secara efektif dan potensial diaplikasikan pada sistem inspeksi berbasis edge computing secara real-time di lini manufaktur.
Kata Kunci: Autoencoder, Adaptive Bottleneck, Mekanisme Gating, Pembelajaran Tanpa Pengawasan, Segmentasi Cacat Permukaan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Informatika |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 02:49 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 02:49 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7960 |
