RAMADHAN, MUHAMMAD FAUZI (2026) PENGARUH AKTIVITAS HOME INDUSTRY TEMPE TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN, SOSIAL, DAN EKONOMI MASYARAKAT KELURAHAN PANGLAYUNGAN KECAMATAN CIPEDES KOTA TASIKMALAYA. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (278kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (455kB)
3. PENGESAHAN SKRIPSI.pdf
Download (301kB)
4. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (307kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (445kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (324kB)
6. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (288kB)
7. DAFTAR ISI.pdf
Download (362kB)
8. BAB 1.pdf
Download (361kB)
9. BAB 2.pdf
Download (409kB)
10. BAB 3.pdf
Download (554kB)
11. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
12. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (341kB)
13. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (283kB)
14. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (482kB)
15. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (283kB)
Abstract
Home industry merupakan suatu peluang usaha yang mulai bermunculan seiring dengan era globalisasi sekarang ini karena sempitnya lapangan pekerjaan yang tersedia. Home industry tempe adalah kegiatan industri rumahan yang berada di Kelurahan Panglayungan Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya, kegiatan industri tempe ini telah diidentifikasi sebagai sumber manfaat sosial dan ekonomi masyarakat seperti menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan ekonomi daerah, namun kegiatan industri tempe menghasilkan limbah dan polusi yang berdampak pada lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas home industry tempe di Kelurahan Panglayungan Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya. Aktivitas home industry tempe diketahui melalui pengadaan bahan baku, produksi, dan pemasaran. Sedangkan, pengaruh aktivitas home industry tempe terhadap kondisi lingkungan, sosial, dan ekonomi dapat diketahui melalui polusi udara, polusi air, pendidikan, kesehatan, penghasilan utama, dan kepemilikan harta benda. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis kuantitatif sederhana dan analisis 5W 1H. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, kuisioner, dokumentasi, dan studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian dilapangan, aktivitas home industry tempe dapat diketahui melalui pengadaan bahan baku, produksi, dan pemasaran. Sedangkan, pengaruh aktivitas home industry tempe terhadap kondisi lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat dapat diketahui melalui polusi udara, polusi air, pendidikan, kesehatan, penghasilan utama, dan kepemilikan harta benda. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu pengadaan bahan baku terdapat bahan baku utama dan tambahan. Proses produksi ada 3 tahapan yaitu: pemilihan, perebusan, dan perendaman, lalu penyampuran dengan ragi, dan terakhir penyetakan tempe. Pemasaran tempe dipasarkan ke beberapa tempat di wilayah Kota Tasikmalaya. polusi udara yang dihasilkan oleh home industry tempe berdampak pada masyarakat. polusi air tidak berdampak pada masyarakat. Pendidikan sangat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan status sosial. Para pekerja home industry tempe selalu melakukan sterilisasi tempat agar tetap menjaga kebersihan, kesehatan, dan kualitas produk. Kepemilikan harta benda hampir keseluruhan mempunyai rumah dengan status kepemilikan yang berbeda-beda, para pemilik dan pekerja home industry tempe keseluruhan memiliki kendaraan dan alat elektronik.
Kata Kunci: Home Industry, Tempe, Lingkungan, Sosial, dan Ekonomi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | user2 user2 user2 |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 02:40 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 02:40 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7887 |
