MADINNA, GISELA RAISA (2026) PERAN KADER DALAM MENDORONG KESADARAN KESEHATAN IBU. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (120kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (665kB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (714kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (442kB)
5. HALAMAN PRIBADI.pdf
Download (157kB)
6. ABSTRAK.pdf
Download (213kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (104kB)
8. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (117kB)
9. DAFTAR ISI.pdf
Download (323kB)
10. BAB 1.pdf
Download (150kB)
12. BAB 2.pdf
Download (412kB)
13. BAB 3.pdf
Download (334kB)
14. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (634kB)
15. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (135kB)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (201kB)
17. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
18. BIOGRAFIS PENULIS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (160kB)
Abstract
Kesadaran kesehatan ibu hamil dan ibu balita merupakan aspek penting dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, namun partisipasi Posyandu terkendala rendahnya pemahaman mengenai pemeriksaan kesehatan, imunisasi, dan pemantauan pertumbuhan anak, sehingga kader Posyandu berperan sebagai penggerak pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran Kader Posyandu Melati dalam mendorong kesadaran kesehatan ibu hamil dan ibu balita di Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan enam peran kader: (1) pendataan sasaran melalui kunjungan rumah dan koordinasi dengan bidan, dicatat pada Buku KIA dan kartu bantu; jika ibu lupa membawa Buku KIA, kader mencatat sementara pada buku register lalu menyalinnya kembali; (2) pemantauan kesehatan melalui penimbangan dan pengukuran dengan alat ukur standar serta deteksi dini saat berat badan balita tidak naik dua bulan berturut-turut; (3) pencatatan dan pelaporan pada Buku KIA, grafik KMS, dan buku register yang diverifikasi bidan; (4) dukungan pelayanan bersama bidan berupa distribusi Tablet Tambah Darah dan Pemberian Makanan Tambahan, dengan koordinasi rujukan melalui grup WhatsApp kader dan tenaga kesehatan; (5) edukasi kesehatan mengenai gizi, ASI eksklusif, dan imunisasi menggunakan Buku KIA serta leaflet, disertai pengingat jadwal lewat WhatsApp dan kunjungan rumah; serta (6) penyampaian tindak lanjut berupa arahan praktis seperti jenis asupan gizi serta rujukan ke bidan bila diperlukan. Penelitian ini menemukan bahwa keenam peran tersebut telah dijalankan berkelanjutan, dengan edukasi dan penyuluhan sebagai pendorong utama, sehingga berkontribusi meningkatkan pemahaman, partisipasi, dan kesadaran kesehatan ibu hamil serta ibu balita secara rutin, meskipun masih terdapat beberapa hambatan pelaksanaan.
Kata Kunci: Peran Kader, Posyandu, Kesadaran Kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 03:46 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 03:46 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7846 |
