JAELANI, GANGGA MALIKA ISLAM (2026) STUDI ETNOKONSERVASI PRIMATA DI KAWASAN SUAKA MARGASATWA GUNUNG SAWAL SEBAGAI SUPLEMEN PEMBELAJARAN BIOLOGI. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (46kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (143kB)
3. LEMBAR PERTAHANAN.pdf
Download (110kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (127kB)
5. KATA PENGANTAR.pdf
Download (75kB)
6. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (65kB)
7. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (10kB)
8. DAFTAR ISI.pdf
Download (127kB)
9. BAB 1.pdf
Download (89kB)
10. BAB 2.pdf
Download (616kB)
11. BAB 3.pdf
Download (508kB)
12. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (756kB)
13. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (76kB)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (105kB)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
16. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (135kB)
Abstract
Primata merupakan salah satu kelompok satwa yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan, namun keberadaannya menghadapi berbagai ancaman yang berasal dari aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik etnokonservasi primata yang dilakukan masyarakat di sekitar Suaka Margasatwa Gunung Sawal, serta mengembangkan hasil penelitian sebagai suplemen pembelajaran biologi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas masyarakat, perangkat desa, dan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang dipilih secara purposive pada enam desa sekitar kawasan Suaka Margasatwa Gunung Sawal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mengenal empat jenis primata, yaitu monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), surili jawa (Presbytis comata), lutung budeng (Trachypithecus mauritius), dan kukang jawa (Nycticebus javanicus). Praktik etnokonservasi primata tercermin melalui hubungan antara aspek kosmos berupa mitos, pamali, dan nilai budaya; aspek corpus berupa pengetahuan lokal mengenai jenis, habitat, dan peran ekologis primata; serta aspek praxis berupa tindakan menjaga habitat, tidak melakukan perburuan, dan menghormati larangan adat yang berkaitan dengan primata. Ketiga aspek tersebut membentuk sistem etnokonservasi yang mendukung perlindungan primata dan kelestarian habitatnya.
Kata Kunci: Etnokonservasi, Suaka Margasatwa Gunung Sawal, Kearifan Lokal, Primata
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 03:03 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 03:03 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7840 |
