GHIFARI, EDWARD MUZHAFFAR (2026) IDEOLOGYREPRESENTATIONINFREENUTRITIOUSMEAL PROGRAMPOLEMICSNEWSHEADLINES:ACRITICALDISCOURSE ANALYSIS. Other thesis, Universitas siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (158kB)
2. APPROVAL SHEET.pdf
Download (786kB)
3. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (528kB)
4. ABSTRACT.pdf
Download (165kB)
5. PREFACE.pdf
Download (92kB)
6. ACKNOWLEDGMENTS.pdf
Download (130kB)
7. TABLE OF CONTENTS.pdf
Download (144kB)
8. CHAPTER I.pdf
Download (143kB)
9. CHAPTER II.pdf
Download (124kB)
10. CHAPTER III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (526kB)
11. CHAPTER V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (100kB)
12. REFERENCES.pdf
Download (164kB)
13. ENCLOSURES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
14. CURICULUM VITAE.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (132kB)
Abstract
Media berita daring merupakan sarana penyebaran beragam informasi, salah satunya program pemerintah. Setiap media memiliki fokus pemberitaan yang berbeda, tercermin dalam judul berita. Perbedaan judul berita dalam menggambarkan program Makan Bergizi Gratis menjadi fokus utama penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pilihan kata dalam judul berita merepresentasikan posisi ideologis media terhadap program tersebut melalui model Analisis Wacana Kritis Tiga Dimensi Fairclough. Sumber data penelitian ini adalah tiga media berbahasa Inggris: TheJakartaPost, Channel News Asia, dan Al-Jazeera. Dengan menggunakan teori denotasi dan konotasi, pilihan leksikal yang menunjukan dukungan maupun oposisi dapat diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga judul berita merefleksikan orientasi ideologis yang berbeda: The Jakarta Post cenderung pada ideologi developmentalist melalui pemilihan kata yang bernada netral namun optimis (launches, ambitious, combat), yang mencerminkan dukungan sekaligus kritik. Channel News Asia memiliki pandangan kapitalis pragmatis dengan penggunaan kata-kata yang bersifat evaluatif dan bersifat memperingatkan yang menunjukkan penelaahan terhadap aspek kelayakan (real cost, can’t be ignored), sementara Al-Jazeera menampilkan ideologi humaniter dengan menyoroti pihak-pihak penerima manfaat serta membingkainya sebagai program yang berorientasi pada kemanusiaan dan dilandasi niat baik (kick off, first, children and pregnant women). Meskipun ketiga judul berita merujuk pada sumber intertekstual yang sama seperti pengumuman resmi pemerintah, perbedaan pilihan kata menunjukkan variasi orientasi ideologis yang dipengaruhi latar jurnalistik serta posisi sosio-politik media. Polemik ini tidak terlepas dari tiga konteks yang mengelilingi program ini, yaitu realisasi janji kampanye Prabowo Subianto, pertentangan ideologis antara pendekatan kesejahteraan dan pertimbangan ekonomi, serta relasi kuasa antara pemerintah sebagai sumber informasi resmi dengan media yang menjalankan fungsi jurnalisme. Implikasi dari penelitian ini adalah meningkatkan kesadaran mengenai bagaimana bahasa digunakan media untuk menyampaikan pesan sekaligus mempengaruhi opini serta respons publik terhadap kebijakan pemerintah.
Kata kunci: Analisis Wacana Kritis, Artikel Berita, Ideologi, Makan Bergizi Gratis
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bahasa Inggris |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 01:18 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 01:18 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7823 |
