Pratiwi, Nissa Azzahra (2026) ANALISIS KELIMPAHAN MAKROZOOBENTOS SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR DI SUNGAI CIKALANG MANONJAYA SEBAGAISUMBERBELAJARBIOLOGI. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. cover.pdf
Download (147kB)
2. lembar pengesahan.pdf
Download (408kB)
3. lembar pertahanan.pdf
Download (348kB)
4. lembar pernyataan.pdf
Download (388kB)
5. abstrak.pdf
Download (171kB)
6. kata pengantar.pdf
Download (101kB)
7. ucapan terima kasih.pdf
Download (102kB)
8. daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran.pdf
Download (150kB)
9. bab 1.pdf
Download (152kB)
10. bab 2.pdf
Download (338kB)
11. bab 3.pdf
Download (426kB)
12. bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
13. bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (163kB)
14. daftar pustaka.pdf
Download (144kB)
15. lmapiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
16. daftar riwayat hidup.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (128kB)
Abstract
Penurunan kualitas air sungai akibat aktivitas antropogenik, seperti pembuangan limbah domestik, kegiatan pertanian, dan penggunaan bahan kimia, dapat memengaruhi keseimbangan ekosistem perairan. Salah satu organisme yang dapat digunakan sebagai bioindikator kualitas air adalah makrozoobentos karena memiliki mobilitas rendah, siklus hidup relatif panjang, dan sensitif terhadap perubahan kondisi lingkungan. Sungai Cikalang Manonjaya merupakan salah satu sungai yang dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan, namun hingga saat ini masih terbatas data mengenai kondisi kualitas air berdasarkan komunitas makrozoobentos. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelimpahan makrozoobentos sebagai bioindikator kualitas air di Sungai Cikalang Manonjaya serta mengkaji potensinya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel makrozoobentos menggunakan Surber net pada tiga stasiun pengamatan yang mewakili bagian hulu, tengah, dan hilir sungai. Parameter lingkungan yang diukur meliputi suhu, pH, dissolved oxygen (DO), dan intensitas cahaya. Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, indeks keseragaman, indeks dominansi, serta Canonical Correspondence Analysis (CCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 21 spesies makrozoobentos yang termasuk ke dalam Filum Mollusca dengan dominasi kelas Gastropoda. Distribusi makrozoobentos berbeda pada setiap stasiun pengamatan sesuai dengan karakteristik kondisi lingkungan. Hasil analisis CCA menunjukkan bahwa DO dan intensitas cahaya merupakan faktor lingkungan yang paling berpengaruh terhadap distribusi makrozoobentos, sedangkan pH dan suhu memberikan pengaruh terhadap kelompok tertentu. Genus Lymnaea, Indoplanorbis, Gyraulus, dan Sulcospira berasosiasi dengan kondisi perairan yang memiliki DO dan intensitas cahaya tinggi, sementara genus Melanoides lebih dipengaruhi oleh kondisi pH. Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air Sungai Cikalang masih tergolong relatif baik dan mampu mendukung kehidupan makrozoobentos. Temuan penelitian ini juga menunjukkan bahwa hasil analisis makrozoobentos berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar biologi dalam bentuk e-booklet pada materi pencemaran lingkungan dan ekologi perairan sehingga dapat mendukung pembelajaran yang kontekstual dan berbasis lingkungan.
Kata kunci: bioindikator, kualitas air, makrozoobentos, Sungai Cikalang, sumber belajar biologi
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 01:35 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 01:35 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7785 |
