FADILAH, NIZAR (2026) DAMPAK PROGRAM PELATIHAN MERAJUT TERHADAP KEBERDAYAAN PEREMPUAN (Studi pada program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera di Kelurahan Bantarsari, Kota Tasikmalaya). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1 COVER.pdf
Download (158kB)
2 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (382kB)
3 HALAMAN PENGUJI.pdf
Download (240kB)
4 LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (267kB)
5 HALAMAN PRIBADI.pdf
Download (116kB)
6 ABSTRAK.pdf
Download (225kB)
7 KATA PENGANTAR.pdf
Download (179kB)
8 UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (144kB)
9 DAFTAR ISI.pdf
Download (211kB)
10 DAFTAR TABEL.pdf
Download (136kB)
11 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (142kB)
12 BAB 1.pdf
Download (188kB)
13 BAB 2.pdf
Download (322kB)
14 BAB 3.pdf
Download (315kB)
15 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (428kB)
16 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
17 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (202kB)
18 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
19 RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya partisipasi kerja perempuan di sektor formal serta tingginya angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya yang mencapai 11,1%. Program P2WKSS melalui pelatihan merajut hadir sebagai solusi strategis untuk mengoptimalkan potensi ekonomi kreatif perempuan prasejahtera. Namun, keterbatasan durasi dan belum optimalnya integrasi pasar membuat dampak nyata program ini terhadap kemandirian ekonomi peserta perlu dikaji lebih mendalam. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya mengevaluasi efektivitas intervensi program pemerintah lokal dalam membangun keberdayaan perempuan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak Program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) melalui pelatihan merajut terhadap keberdayaan perempuan binaan di Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Keberdayaan dalam penelitian ini ditinjau dari tiga aspek utama, yaitu peningkatan pengetahuan, keterampilan teknis, dan kemandirian ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi fenomenologi. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam dengan informan kunci (kepala kelurahan, pihak DISPORABUDPAR, instruktur dari Komunitas Merajut Tasikmalaya), serta studi dokumentasi. Proses analisis data dilakukan secara induktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk menggali makna di balik fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan merajut telah memberikan dampak positif pada aspek pengetahuan, di mana peserta yang mayoritas memulai dari nol kini mampu mengidentifikasi alat (hakpen), jenis bahan, serta memahami teknik dasar seperti single crochet dan double crochet. Pada aspek keterampilan, terdapat peningkatan kecakapan teknis meskipun belum merata karena keterbatasan durasi pelatihan yang hanya berlangsung selama tiga kali pertemuan. Sementara itu, pada aspek ekonomi, program ini mulai menumbuhkan mindset kewirausahaan dan kemandirian finansial, yang terlihat dari inisiatif peserta dalam mempromosikan hasil karya sebagai peluang usaha tambahan bagi keluarga. Secara keseluruhan, program pelatihan merajut ini terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan rasa percaya diri dan posisi tawar perempuan binaan di Kelurahan Bantarsari. Namun, program ini tetap membutuhkan pendampingan berkelanjutan yang berfokus pada aspek pemasaran serta standardisasi mutu produk.
Kata Kunci: Pemberdayaan Perempuan, P2WKSS, Pelatihan Merajut, Keberdayaan, Ekonomi Kreatif.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 01:50 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 01:50 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7777 |
