MUHAMMAD, AULIA FARHAN (2026) STUDI KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PAKU (SUBDIVISI LYCOPODIOPHYTINA DAN POLYPODIOPHYTINA) DI KAWASAN GUNUNG SAWAL CIAMIS SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI. Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. Cover.pdf
Download (89kB)
2. Lembar Pengesahan.pdf
Download (199kB)
3. Lembar Pertahanan.pdf
Download (191kB)
4. Lembar Pernyataan.pdf
Download (195kB)
5. Abstrak.pdf
Download (150kB)
6. Kata Pengantar.pdf
Download (167kB)
7. Ucapan Terimakasih.pdf
Download (89kB)
8. Daftar isi, Tabel, dan Gambar.pdf
Download (372kB)
9. BAB 1.pdf
Download (169kB)
10. BAB 2.pdf
Download (2MB)
11. BAB 3.pdf
Download (771kB)
12. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
13. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
14. Daftar Pustaka.pdf
Download (198kB)
15. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman tumbuhan paku di Gunung Sawal pada Februari–Maret 2025 sebagai upaya menjaga kelestariannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif eksploratif dengan teknik survei. Dua stasiun ditetapkan menggunakan purposive sampling berdasarkan gradien ketinggian untuk merepresentasikan variasi kondisi mikroklimat yang mempengaruhi distribusi spesies, yaitu Stasiun 1 (650 mdpl) dan Stasiun 2 (850 mdpl). Pengambilan sampel menerapkan metode belt transect sepanjang 100 meter, dengan 50 plot berukuran 2 x 2 meter di setiap stasiun (total 100 plot pengamatan). Pengolahan data dilakukan menggunakan rumus Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener (H'), Indeks Nilai Penting (INP), Indeks Dominansi (C), dan Indeks Keseragaman (E'). Hasil penelitian menemukan 17 spesies tumbuhan paku(Stasiun 1=16 spesies, Stasiun 2=11 spesies) terdiri dari 16 spesies kelas Polypodiopsida dan 1 spesies kelas Lycopodiopsida. Tingkat keanekaragaman (H') di Stasiun 1=1.5 dan Stasiun 2=1.39 tergolong kategori sedang artinya variasi jumlah spesies dan individu cukup baik. Nilai Indeks Keseragaman (E') sedang (0.55 dan 0.58), artinya distribusi individu antarspesies belum sepenuhnya merata. Nilai Indeks Dominansi (C) sedang (0.36 dan 0.38) artinya beberapa spesies memiliki kelimpahan lebih besar dalam komunitas. Berdasarkan analisis INP, Selaginella plana merupakan spesies paling adaptif dengan peran ekologis terkuat di kedua stasiun (75.64% dan 85.99%). Hasil studi ini dituangkan dalam bahan ajar berupa booklet.
Kata Kunci: indeks keanekaragaman, tumbuhan paku, Gunung Sawal, bahan ajar.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 08 Sep 2026 02:50 |
| Last Modified: | 08 Sep 2026 02:50 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7757 |
