WIHARJA, SALSA AZHARI (2026) IDENTIFIKASI KEBUTUHAN BELAJAR KADER DALAM MENGUATKAN KINERJA POSYANDU (Studi Kasus di Posyandu Kartini Kampung Ciroyom Kelurahan Nagarasari Kecamatan Cipedes). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. cover.pdf
Download (21kB)
2. Pengesahan.pdf
Download (721kB)
3. Hal penguji.pdf
Download (457kB)
4. Keaslian.pdf
Download (382kB)
5. halaman pribadi.pdf
Download (69kB)
6. abstrak.pdf
Download (190kB)
7. kata pengantar.pdf
Download (192kB)
8. daftar isi.pdf
Download (218kB)
9. bab 1.pdf
Download (123kB)
10. bab 2.pdf
Download (393kB)
11. bab 3.pdf
Download (453kB)
12. bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (555kB)
12. bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (23kB)
13. daftar pustaka.pdf
Download (111kB)
14. lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
15. riwayat hidup.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (75kB)
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum meratanya kompetensi kader Posyandu dalam melaksanakan pelayanan, terutama pada aspek administrasi, pencatatan dan interpretasi Kartu Menuju Sehat (KMS), standardisasi sistem lima meja, penyuluhan kesehatan, serta komunikasi berbasis data. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya identifikasi kebutuhan belajar kader agar penguatan kinerja Posyandu tidak dilakukan secara umum, tetapi berbasis kebutuhan nyata di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar kader melalui analisis kesenjangan kompetensi, klasifikasi kebutuhan belajar, dan penentuan prioritas intervensi penguatan kinerja Posyandu Kartini Kampung Ciroyom, Kelurahan Nagarasari, Kecamatan Cipedes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan jenis penelitian deskriptif. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling, dengan informan terdiri atas bidan atau tenaga kesehatan, ketua kader, dan anggota kader Posyandu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader telah memiliki kemampuan dasar dalam pendaftaran, penimbangan, pengukuran, komunikasi sosial, dan kerja sama. Namun, masih terdapat kesenjangan pada pencatatan, validasi, dan interpretasi KMS, administrasi sistem lima meja, standardisasi pencatatan hasil pengukuran, pembaruan materi penyuluhan, serta komunikasi kesehatan. Kebutuhan belajar kader diklasifikasikan ke dalam felt needs, observed needs, dan normative needs. Prioritas intervensi meliputi pelatihan KMS, administrasi lima meja, standardisasi antropometri, penyuluhan gizi dan stunting, komunikasi kesehatan, serta supervisi berkelanjutan. Simpulan dari Penelitian ini bahwa penguatan kinerja Posyandu perlu dilakukan melalui pelatihan terstruktur, pendampingan praktik, dukungan sarana, insentif, dan pembinaan kelembagaan yang berkelanjutan.
Kata kunci: Identifikasi kebutuhan belajar, Kader Posyandu, Kesenjangan Kompetensi, Kinerja Posyandu
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 03:45 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 03:45 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7723 |
