FAUZAN, ACHMAD (2026) PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM BUDIDAYA NILA DENGAN SISTEM BIOFLOK DALAM MEMANFAATKAN LAHAN SEMPIT (Studi Pada Kelompok Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Panglayungan Rw 13 Kota Tasikmalaya). Other thesis, Universitas Siliwangi.
1. COVER.pdf
Download (131kB)
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (58kB)
3. LEMBAR PENGUJI.pdf
Download (75kB)
4. LEMBAR PERNYATAAN.pdf
Download (47kB)
5. HALAMAN PRIBADI.pdf
Download (106kB)
6. ABSTRAK & ABSTRACT.pdf
Download (140kB)
7. KATA PENGANTAR.pdf
Download (91kB)
8. UCAPAN TERIMA KASIH.pdf
Download (80kB)
9. DAFTAR ISI.pdf
Download (293kB)
10. BAB 1.pdf
Download (165kB)
11. BAB 2.pdf
Download (312kB)
12. BAB 3.pdf
Download (219kB)
13. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (260kB)
14. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (168kB)
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
17. RIWAYAT HIDUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (107kB)
Abstract
Keterbatasan lahan di kawasan perkotaan merupakan tantangan yang semakin berkembang di Indonesia, khususnya di Kota Tasikmalaya, di mana pertumbuhan penduduk yang pesat dan tingginya permintaan hunian menyebabkan semakin langkanya ketersediaan lahan untuk dikelola. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemberdayaan masyarakat melalui program budidaya ikan nila berbasis bioflok sebagai solusi optimalisasi lahan terbatas di kawasan urban. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan anggota kelompok, fasilitator, serta tokoh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bioflok secara efektif mampu mengubah lahan tidak terpakai menjadi unit akuakultur yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan Jika dulu budidaya ikan membutuhkan lahan berhektar-hektar dan penggalian tanah yang dalam, kini lahan marginal, pekarangan rumah berukuran kecil (seperti 2x3 meter), hingga gang sempit di perkotaan dapat disulap menjadi unit akuakultur intensif yang produktif, serta meningkatkan keterampilan teknis, kemandirian ekonomi, dan solidaritas sosial. Simpulan pada proses pemberdayaan meliputi sosialisasi, pelatihan partisipatif, penyediaan sarana, serta pendampingan berkelanjutan. Skeptisisme awal dan keterbatasan sumber daya dapat diatasi melalui inovasi lokal serta kolaborasi lintas pihak dengan mitra. Simpulan Program ini terbukti secara signifikan meningkatkan ketahanan pangan dan mendorong transformasi ekonomi berkelanjutan di masyarakat perkotaan, khususnya di RW 18.
Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, bioflok, ikan nila, lahan sempit, urban.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Masyarakat |
| Depositing User: | user1 user1 user1 |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 03:10 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 03:10 |
| URI: | https://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/7703 |
